(a2s/key)
Beckham Dari Old Trafford, Bernabeu, lalu Hollywood
- detikSepakbola
Jakarta - Pernah jadi maskot di Old Trafford, sempat sebentar menjadi idola Santiago Bernabeu, David Beckham akan "menjauhi" negeri sepakbola -- tapi makin dekat dengan dunia segemerlap Hollywood.Old Trafford, markas kebesaran Manchester United, adalah tempat di mana Beckham dilahirkan. Dipungut dari klub lokal di kota kelahirannya, Leytonstone, London Timur, talentanya bermain bola diasah di akademi "Setan Merah" sejak usia 14 tahun. Waktu kemudian menceritakan kesuksesannya menjadi pemain handal di klub hebat. Kaki kanan yang sedikit lebih panjang dari kaki kirinya terkenal di seluruh dunia. Tendangan bebas mautnya diklaim sebagai salah satu yang terindah. Semua penyerang berebut minta umpan-umpannya akurat.Tuhan juga mengganugerahinya wajah yang tampan. Ditunjang sikapnya yang ramah pada fans, Beckham menjelma sebagai pujaan kaum hawa di mana-mana dan laris manis sebagai pendulang uang dari luar lapangan. Hidup Beckham di Beckhingham Palace, dengan istri cantik-seksi Victoria, terdengar seperti dongeng.Namun kisah Beckham di "The Theatre of Dreams" tidaklah kekal. Ia dijual ke Real Madrid dan kepergiannya meninggalkan luka di hati sebagian fans MU -- seperti luka di pelipis mata Beckham karena terkena tendangan sepatu manajernya, Sr Alex Ferguson. Goodbye, Old Trafford.Pada musim panas 2003 Beckham disambut meriah oleh publik Santiago Bernabeu. Ia mengentalkan aroma Los Galacticos di klub elit Spanyol itu, menyempurnakan keberadaan Zinedine Zidane, Roberto Carlos, Luis Figo, Ronaldo, dan Raul Gonzalez. Madridista bangga karena ikon sepakbola nomor satu dunia itu bisa mengenakan seragam Los Blancos.Sayang, reputasi Beckham di MU tidak menulari Real Madrid. Ia malah jadi bagian dari kegagalan El Real yang tanpa gelar dalam tiga musim terakhir. Gol free kick-nya amat langka. Musim lalu ia mengoleksi kartu merah sama banyak dengan mencetak gol: tiga biji.Kisah tak sukses Beckham di Spanyol -- di luar perselingkuhannya dengan Rebecca Loos -- ditambah dengan pergeseran statusnya sebagai pemain cadangan di musim ini oleh pelatih Fabio Capello. Ia pun menerima pinangan klub AS LA Galaxy dan pada Juni nanti mengucapkan Adios buat Bernabeu.Kenapa ke AS? Bukankah usia 31 tahun belum terlalu tua untuk berkiprah di level tinggi? Apakah Beckham sudah merasa tidak kompetitif lagi berkarir di Eropa? Terlalu takutkah ia pada kemampuannya yang makin hari dinilai makin turun?Los Angeles mungkin dituju Beckham untuk menjemput masa tuanya sebagai pesepakbola profesional. Memilih kota terbesar kedua di AS itu membuatnya bisa lebih mudah mengawasi bisnis usaha akademi sepakbola yang didirikannya 5 Juni 2005 di kawasan The Home Depot centre, yang notabene kandang LA Galaxy. Ia juga masih bisa memperlihatkan sisa-sisa keterampilannya, karena sebetulnya belum habis sama sekali.Los Angeles dengan Hollywood-nya juga pusat kehidupan selebritis di Amrik sana -- dan Beckham dan istrinya sudah lama menjadi selebritis. Victoria mungkin bisa membangkitkan kembali spiritnya di tempat itu sebagai pesohor dari dunia seni, setelah karir bernyanyinya ikut tertelungkup setelah grup Spice Girls bubar.Beckham-Vic sudah diuntungkan dengan publikasi pers tentang persahabatannya dengan pasangan artis papan atas, Tom Cruise dan Kattie Holmes. Ia juga sudah pernah mejeng bersama Paris Hilton, Britney Spears, sampai Lindsay Lohan. Banyak pengamat entertainment menilai Beckham sudah lolos fit and proper test untuk masuk kalangan Hollywood.Cruise sering membujuk Beckham menjajal dunia akting. Tertarikkah sang bintang lapangan hijau itu? Bisa jadi. Yang jelas, Victoria sudah lebih dulu mengambil kesempatan yang sama. Kabarnya ia siap dilibatkan Cruise dalam sebuah film fiksi-ilmiah dan berperan sebagai alien.Kalaulah tidak main film, Beckham tetap punya bakat mengeruk materi dan merambah popularitas di negeri adidaya itu melalui produk-produk terkenal yang ia menjadi modelnya. Harap catat, agen komersilnya, Simon Furell, adalah sosok yang banyak melahirkan selebritis terkenal -- dan membidani acara top American Idol. Furrell pasti tahu bagaimana "menjual" Beckham.Jika Beckham bertambah populer di AS, ini bisa mendatangkan keuntungan tersendiri buat sepakbola negara tersebut, yang masih kalah jauh dari basket, baseball, bahkan atletik. Siapa tahu, semakin sering orang melihat Beckham di layar kaca atau koran dan majalah, warga AS akan semakin penasaran untuk lebih menggandrungi sepakbola.
(a2s/key)
(a2s/key)










































