Revolusi Don Capello

Revolusi Don Capello

- Sepakbola
Selasa, 16 Jan 2007 12:04 WIB
Revolusi Don Capello
Jakarta - Apapun prestasi Real Madrid musim ini, jangan pernah berfikir Fabio Capello akan hengkang. Pria Italia itu punya mandat memimpin revolusi di Los Blancos.Pesan yang disampaikan Capello pertama kali tampil dalam konfrensi pers sebagai pelatih Real ialah, 'berjuanglah untuk kostum yang kita banggakan.' Namun ajakannya seperti tidak digubris para bintang Real atau mereka yang merasa bintang.Lewat separuh musim, klub juara Eropa sembilan kali masih timbul tenggelam. Manajemen klub pun memanggil Capello, tepatnya setelah kekalahan 0-2 dari Deportivo La Coruna pekan pertama Januari lalu.Media pun berspekulasi sang pelatih diminta pertanggungjawabannya, didesak mundur, atau dipecat. Tetapi peryataan yang keluar setelah pertemuan tersebut justru sebaliknya. Direktur Olahraga Real Predrag Mijatovic menegaskan manajemen klub memberikan dukungan penuh terhadap Capello untuk apa pun yang direncanakannya.Kamis (11/1/2007), Capello kembali dipanggil. Kali ini terkait keputusan Beckham pindah ke LA Galaxy. Kembali keluar pernyataan mengejutkan. Beckham tidak akan dimainkan sampai akhir musim. Alasan yang dikemukakkan Capello setelah itu adalah karena ia meragukan profesionalisme Beckham setelah menandatangani kontrak lima tahun dengan Galaxy. Bagaimana mungkin seorang Beckham yang punya nama besar di dunia sepakbola, diragukan profesionalismenya? Tetapi itulah Capello. Meski menyatakan keputusan tersebut merupakan sikap manajemen klub, tetap saja orang melihat dialah yang maju ke media menyampaikannya.Pasca kejadian Beckham, Capello seperti tidak mau setengah-setengah menunjukkan kuasa mandat yang diberikan padanya. Dalam sesi latihan sore, tiga pemain diwajibkan berlatih di tempat tertutup. Mereka adalah Beckham, Antonio Cassano dan Ronaldo.Tentu saja dengan cepat muncul spekulasi akan adanya eksodus dari Santiago Bernabeu. Namun tidak perlu menerka-nerka, Presiden Real Ramon Calderon sendiri muncul di hadapan pers, mengumumkan Ronaldo juga "dibekukan".Apa latar belakang pembekuan Ronaldo? Dengan lantang Calderon mengkampanyekan proyek Capello. "Ronaldo tidak lagi menjadi bagian dari rencana pelatih, dan seperti itulah yang terjadi. Kita harus menaruh keyakinan terhadap sosok seperti Capello. Dia berpengalaman dalam hal seperti ini."Lantas bagaimana Cassano? Pemain bengal yang satu ini sebenarnya sudah lebih dulu dikucilkan, menyusul penghinaannya terhadap Capello Oktober tahun lalu."Pelatih ingin memilih para pemain yang menurutnya terbaik untuk program yang direncanakannya. Dan itu berarti tidak semua pemain bisa ikut. Kami sepenuhnya percaya padanya, dan akan memperjuangkan rencana kami untuk masa mendatang," tegas Calderon.Tidak hanya skuad, media Spanyol pun ramai mengkritik taktik bertahan yang diperlihatkan Real dalam beberapa pertandingan terakhir. Apalagi, pemain yang dipilih pun terlihat tidak istimewa seperti Miguel Torres, Fernando Gago dan Gonzalo Higuain.Namun pada pertandingan terakhir, terbukti tiga nama di atas berandil besar memberikan kemenangan 1-0 Real atas Real Zaragoza. Inilah kemenangan pertama Real dalam tiga laga terakhir, setelah sebelumnya dipermalukan 0-2 oleh Deportivo La Coruna dan 0-3 oleh Recreativo Huelva.Kini semua tentang Real adalah Capello. Dengan dukungan penuh manajemen klub, pelatih yang sukses memberikan gelar untuk AS Roma dan Juventus itu bisa melakukan apapun. Tinggal menunggu ke mana revolusi di Bernabeu dibawanya. (lom/mel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads