Vicente Calderon Terancam Ditutup
Rabu, 24 Jan 2007 12:02 WIB
Madrid - Hampir habis kesabaran Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) terhadap fans Atletico Madrid. Karena untuk kesekian kalinya berbuat rasis, RFEF mengancam untuk menutup Vicente Calderon. Kejadian rasis terakhir terjadi saat Atletico menjamu Osasuna akhir pekan lalu. Dalam pertandingan yang diwarnai pengusiran empat pemain Osasuna itu, para fans Atletico terus menghina striker tim tamu Pierre Webo dengan berperilaku seperti monyet. Tidak cuma itu, dalam laporan wasit, fans Atletico juga sempat melempari penjaga garis Courteous Lizondo dengan senter, serta melempar dua botol plastik ke lapangan permainan di babak kedua. Karena kejadian itu adalah untuk kesekian kalinya, hukuman berat pun mengancam Atletico. Seperti dilansir dari Marca, tidak cuma denda, RFEF juga mengancam menutup stadion kandang Atletico, Vicente Calderon.Tahun lalu, Atletico didenda tiga ribu euro karena ulah fansnya yang melempari kiper Sevilla Andres Pallop. Adapun tahun 2005, setidaknya dua kali RFEF menjatuhkan hukuman denda masing-masing sebesar 600 euro. Pertama atas perlakuan rasis suporter Los Rojiblancos pada Roberto Carlos saat derby La Liga melawan Real Madrid. Selang beberapa bulan, lagi-lagi denda sebesar 600 euro dijatuhkan karena ulah fans yang menghina gelandang Valencia (ketika itu) Mohamed Sissoko. (mel/din)











































