Millenium Kelabu Santiago Bernabeu

Millenium Kelabu Santiago Bernabeu

- Sepakbola
Senin, 05 Feb 2007 06:58 WIB
Millenium Kelabu Santiago Bernabeu
Madrid - Idealnya laga menghadapi Levante akan menjadi kenangan manis fans Real Madrid atas Santiago Bernabeu. Sayang di perayaan pertandingan ke-1000, yang datang adalah awan kelabu.Santiago Bernabeu yang terletak pusat bisnis kota Madrid, Senin (5/2/2007) dinihari WIB itu nyaris terisi penuh. Dari total kapasitas 80.354 penonton, lebih 75 ribu kursi-kursi stadion kebanggan Spanyol itu mayoritas dipenuhi Madridista, menunggu sebuah selebrasi yang (sepertinya) tak akan dirayakan secara meriah kedatangannya.Stadion yang dulunya bernama Estadio Chamartin itu memang akan merayakan momen spesial bertepatan dengan pekan ke-21 Liga Spanyol. Laga Real Madrid kontra Levante menjadi pertandingan ke-1000 yang digelar di stadion yang mengabadikan nama mantan Presiden Los Blancos era 1950-an itu.Mengingat lawan yang akan dihadapi adalah salah satu klub kandidat degradasi, perayaan millenium Santiago Bernabeu awalnya diyakini bakal dibarengi dengan kemenangan. Sayangnya pesta laga ke-1000 tersebut justru tercoreng dengan hasil yang diterima Raul Gonzales dkk di atas lapangan. Noktah hitam menodai Los Blancos setelah eksekusi penalti Salvador Ballesta Vialcho di menit 11 tak mampu dibalas Raul Gonzales cs.Kekalahan keenam Real ini semakin menguatkan anggapan adanya masalah serius dalam tubuh Real musim ini. Saat performa di atas lapangan tak kunjung menunjukkan perubahan ke arah positif, klub tersukses di Spanyol itu malah terus bermasalah dalam hubungan pelatih dengan pemainnya.Tak salah pula kalau kemudian pendukung Real dinihari ini sudah menunjukkan rasa sabar yang mulai terkikis habis. Usai pertandingan, Fabio Capello terus disoraki sambil melambaikan saputangan sebagai bentuk protes."Pelatih selalu disalahkan oleh semua orang. Saya punya pikiran untuk mengundurkan diri. Saya selalu mengatakan itu karena saya masih yakin kalau kami akan memenangi sesuatu musim ini. Siulan itu cukup adil, itu selalu terjadi kalau segala hal berlangsung tak semestinya," sahut Capello seperti diberitakan Yahoosports.Inilah untuk kali pertama dalam delapan pertemuan terakhir Real kalah atas Levante. Meski begitu eks pelatih Juventus dan AC Milan itu yakin kekalahan timnya hanyalah masalah keberuntungan."Kami punya enam atau tujuh kesempatan mencetak gol dan tiga penalti yang tak diberikan wasit. Mereka cuma menciptakan satu shot on goal, hasil ini sangat tak adil. Kami juga dinaungi nasib buruk saat tendangan yang dilepaskan membentur mistar," dalih Capello.Capello boleh saja yakin akan menyudahi puasa gelar Real selama tiga tahun terakhir di penghujung msim ini. Tapi dengan fakta bahwa mereka kemasukan delapan gol dalam empat pertandingan terakhir -- termasuk dua kemenangan dan empat kali kalah -- tak salah kalau pendukung Real mulai kegerahan.Kalau penampilan Real tak kunjung membaik, pendukung Real harus melupakan menggelar pesta perayaan apapun di Santiago Bernabeu akhir musim nanti. (din/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads