Trauma Zaragoza Ancam Real
Jumat, 09 Feb 2007 12:01 WIB
Madrid - Real Zaragoza memang klub papan bawah. Tetapi mengingat kondisi Real Madrid saat ini, Zaragoza bisa menjadi trauma yang menandai momen buruk Los Marengues.Ketidakpuasan publik Santiago Bernabeu terhadap manajemen sekarang sudah terlihat. Aksi melambai-lambaikan sapu tangan putih pekan lalu, bisa jadi klimaks tetapi mungkin juga pemicu.Uniknya, kalau memang akan ada perubahan di Real pasca pertandingan pekan ini, maka Real Zaragoza bisa dianggap trauma. Bagaimana tidak, pergantian pemimpin Real sebelumnya juga ditandai hasil buruk dari Zaragoza.Musim 1999-2000, Real dibantai 1-5 oleh Savo Milosevic cs. Kejadian memalukan tersebut justru terjadi di Bernabeu, sehingga serta-merta membuat Lorenzo Perez mengundurkan diri dari kursi presiden klub.Zaragoza kembali mempermalukan Los Blancos 1-4 di final Copa del Rey 2004 di stadion Olympic, Montujic. Ini mewarnai keberadaan singkat Carlos Queiroz di Bernabeu, sekaligus untuk pertama kalinya dalam tiga musim berturut-turut Real tanpa gelar.Momen buruk terakhir terjadi tahun lalu. Real kembali kalah telak 1-6 di Copa del Rey. Kegagalan ini membangkitkan gelombang protes yang kemudian memicu pengunduran diri Florentino Perez.Minggu (11/2/2007) dini hari WIB, Real akan datang ke markas Zaragoza Estadio Anoeta. Ini akan menjadi pertandingan sangat penting bagi Capello, karena gelombang kekecewaan sudah terbentuk. Jika gagal, mungkin Zaragoza akan semakin dikenal sebagai mimpi buruk Real. (lom/key)











































