Spanyol Jangan Seperti Italia

Spanyol Jangan Seperti Italia

- Sepakbola
Kamis, 01 Mar 2007 10:11 WIB
Spanyol Jangan Seperti Italia
Sevilla - Ulah beringas tifosi telah membuat sepakbola Italia tercoreng. Insiden yang melukai pelatih Sevilla Juande Ramos diharapkan tidak membuat reputasi sepakbola Spanyol juga ternoda.Ramos langsung pingsan setelah dilempar botol oleh penonton dalam pertandingan Copa de Rey di Manuel Luiz de Lopera, Kamis (1/3/2007) dinihari WIB, antara tuan rumah Real Betis melawan Sevilla.Akibat momen yang terjadi di menit 56 tersebut wasit segera menghentikan pertandingan. Sisa 46 menit dijadwalkan diteruskan seminggu kemudian di stadion yang sama tapi tanpa penonton.Menteri Olahraga Spanyol Jaime Lissavetsky langsung bersuara menanggapi kejadian ini. Ia juga berencana mengadakan pertemuan dengan Federasi Sepakbola Spanyol karena menyangkut kepentingan sepakbola Negeri Matador."Insiden memalukan," ujar Lissavetsky kepad Radio Marca. "Kami akan menggelar rapat darurat dengan Komisi Anti-kekerasan dan akan meminta federasi sepakbola untuk membenahi kekerasan maksimum ini."Sang Menteri merasa khawatir citra buruk sepakbola Italia menular ke negaranya. Seperti diketahui, kompetisi Liga Italia sempat dihentikan gara-gara seorang polisi tewas dalam tawuran antarsuporter, yang belakangan kian marak.Sepakbola Spanyol sejauh ini tidak terekspos dalam hal pertikaian antarsuporter. Akan tetapi mereka cukup buruk dalam perilaku di dalam stadion karena terkenal suka melakukan pelemparan ke tengah lapangan.Duel klasik Barcelona vs Real Madrid, misalnya, hampir selalu diwarnai dengan hujan benda-benda yang dilontarkan penonton. Juga, musim lalu leg kedua laga Valencia dan Deportivo La Coruna di perempatfinal Copa del Rey juga dihentikan gara-gara seorang asisten wasit cedera karena terkena lemparan koin dari penonton."Kita harus menghentikan insiden-insiden semacam ini atau apa yang terjadi di Italia baru-baru ini terjadi lagi (di sini)," tekan Lissavetsky.Foto: Pelatih Sevilla Juande Ramos roboh di lapangan karena terkena lemparan dari penonton. (AFP/Cristina Quickler) (a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads