Real: Bersama Kita Bisa
Jumat, 11 Mei 2007 15:49 WIB
Madrid - Semboyan "Bersama Kita Bisa" pernah dipakai Susilo Bambang Yudhoyono ketika berkampanye menuju RI 1. Jargon itu juga dipergunakan Real Madrid di Spanyol.Hampir dua bulan silam, semboyan Juntos Podemos! alias "Bersama Kita Bisa" dilontarkan oleh petinggi klub di situs resmi El Real. Tujuannya adalah untuk mengangkat motivasi tim yang sedang mengejar titel juara yang pertama sejak tahun 2003. Tujuh pekan berselang, jargon itu mulai menunjukkan tuahnya. Jika dibandingkan dengan saingan-saingannya dalam tujuh partai terakhir, Real punya catatan paling oke. Raul cs sudah menorehkan enam kemenangan dan hanya satu kekalahan --dari Racing Santander 2-1. Artinya, Real mampu meraup poin 18 dari 21 poin maksimal. Bandingkan perolehan juara La Liga 29 kali itu dengan Barca yang memetik rekor menang-seri-kalah 5-0-2, Valencia 4-0-3, atau Sevilla 3-2-3. Tak sekadar menang, di lapangan Los Merengues pun tampil atraktif. Total 16 gol dikemas Real dari tujuh pertandingan terakhirnya. Bandingkan dengan Sevilla yang "cuma" membukukan 11 gol, atau Barca dan Valencia dengan masing-masing 10 gol.Los Blancos pun masih tercatat sebagai tim dengan rekor tandang terbaik di La Liga. Masih dari tujuh partai terakhir, tujuh gol sudah dibuat Ruud Van Nistelrooy cs, sementara Iker Casillas kemasukan empat gol di luar kandang. Adapun di Santiago Bernabeu, Real sudah menorehkan sembilan gol, dan "cuma" kemasukan tiga gol.Kini siulan panjang nyaris tak terdengar lagi. Apalagi kibaran saputangan putih tidak pernah diterima lagi oleh Fabio Capello. Sebaliknya, standing ovation kini kerap menjadi reaksi akhir publik Bernabeu. Real sudah berada di jalur yang tepat. Kepercayaan pun sedang tinggi. "Kami dalam kepercayaan diri yang tinggi. Semangat tim sudah meningkat, dan kami pikir kami bisa main bagus dan menang. Berkat kerja keras sejak akhir pra-musim lalu kami ada dalam kondisi yang baik," tandas Roberto Carlos. (mel/lom)











































