Mimpi Itu Masih Ada, Barca!
Senin, 14 Mei 2007 12:25 WIB
Barcelona - Mempertahankan gelar juara adalah mimpi Barcelona di awal musim 2006/2007. Dan keyakinan untuk mewujudkannya masih tersiar meski peluang yang ada tinggal 50:50.Ya, kegagalan Barca menjungkalkan Real Betis di Nou Camp dinihari tadi memunculkan dampak yang jauh dari positif. Hasil 1-1 membuat fans Barca kecewa berat. Dalam tayangan televisi pun siulan panjang fans Barca terdengar nyaring. Belum lagi kibaran sapu tangan putih untuk Frank Rijkaard. Pastinya ia tercuri perhatiannya oleh protes dan nada kecewa pendukung El Catalan itu.Di klasemen perolehan poin Barca sama dengan rival terkuatnya Real Madrid. Sialnya Barca tidak diuntungkan oleh selisih gol yang lebih baik karena sistem penghitungan lebih pada head to head. El Real pun memimpin.Dan pertanyaan besarnya adalah, mengapa bisa seperti ini Barca? Tak ada yang bisa menjawabnya, termasuk Rijkaard. Namun konsistensi konsentrasi pemain menjadi kambing hitam, seperti yang diutarakan pelatih asal Belanda itu seusai laga dinihari tadi."Saya yakin seharusnya kita bisa menjaga bola. Dan terbukti, gol tersebut menjadi sangat menentukan dan hal yang menyesakkan bagi kami," terang Rijkaard kepada Marca."Kami terlalu melonggarkan konsentrasi kami," lanjutnya.Dan pastinya Rijkaard tak ingin hal seperti itu terjadi lagi. Apalagi ia masih yakin bisa mempertahankan gelar di musim ini dengan mengandalkan empat laga tersisa."Peluang kami masih sangat terbuka. Kami hanya membutuhkan hal lain untuk mengatasi kekurangan yang ada. Di pertandingan selanjutnya kami akan berbuat lebih baik lagi dan mengatasi semua masalah yang mungkin muncul. Kami harus fokus akan semua ini," tandas Rijkaard.Terlepas dari hasil ini, Rijkaard ingin Ronaldinho cs tetap menegakkan kepalanya. Hasil ini bukan menjadi yang terburuk karena peluang masih tetap terbuka. "Yang pasti, harga diri kami tidak boleh hilang," pungkas Rijkaard. (ian/a2s)











































