Kado Sempurna buat Carlos

Kado Sempurna buat Carlos

- Sepakbola
Jumat, 25 Mei 2007 12:46 WIB
Kado Sempurna buat Carlos
Madrid - Seusai musim ini Madridista tak akan lagi melihat aksi Roberto Carlos. Untuk melepas pemain asing paling loyal buat Real, titel juara pasti jadi kado sempurna. Sejak berlabuh dari Inter Milan tahun 1996, sisi kiri permainan Real Madrid sudah begitu identik dengan Carlos. Dari musim pertamanya bekerja di Santiago Bernabeu, pria bernama lengkap Roberto Carlos da Silva itu langsung mencuri hati fans. Tak cuma tangguh menjaga sektor kiri belakang Real, dia pun mumpuni mencetak gol, utamanya dari tendangan bebas. Dari 42 penampilan di musim itu, total lima gol disumbangnya. Hasil lumayan buat seorang bek tentunya. Namun yang lebih mengesankan, Real langsung tampil sebagai juara liga. Itu pun menjadi tonggak era keemasan Los Merengues ke depan. Tiga musim berikutnya, Carlos selalu menjadi bagian tim yang hampir tidak pernah absen mengisi tropi di lemari tropi Bernabeu. Musim 1997-98, ia menambah tropi Liga Champions ketujuh dan Piala Interkontinental buat Real. Sempat gagal merebut satu tropi pun di musim 1998-99, Real menambah tropi Liga Champions kedua dalam tiga tahun di musim berikutnya. Musim 2000-01 menjadi puncak penampilan Carlos. Di musim itu dia menyumbang sembilan gol dari 50 penampilan. Real dibawanya merengkuh double winner di kancah domestik yakni jawara La Liga dan Piala Super Spanyol. Musim 2001-02 dan 2002-03, giliran gelar Liga Champions, Piala Interkontinental dan Piala Super Eropa ditambahkan ke lemari tropi di Bernabeu. Dalam tujuh musim "saja", total 12 gelar dipersembahkan Carlos dalam 367 laga buat Real. Capaian ini bakal sangat sulit disamain pemain manapun. Sayang, setelah terakhir mempersembahkan gelar La Liga ketiga dan Piala Super Spanyol di tahun 2003, prestasi klub menurun drastis.Hingga tahun lalu, sudah tiga musim berturut-turut Real selalu gagal merengkuh satu gelar pun. Itulah pencapaian terburuk klub tersukses di Spanyol itu sepanjang sejarahnya. Namun peluang untuk mengakhiri mimpi buruk tersebut hadir di musim ini. Real saat ini sedang berada di puncak klasemen La Liga, berkat keunggulan head-to-head dengan seteru abadinya, Barcelona. Gelar itu bisa menjadi kontribusi terakhir Carlos buat Real. Ya, pesepakbola yang kini berusia 34 tahun tersebut sudah memutuskan untuk meninggalkan Bernabeu seiring dengan berakhirnya musim ini. "Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih untuk 11 tahun yang sangat mengagumkan. Yang saya dapatkan selama ini adalah memori yang hebat. Dan saya mendapatkan banyak teman yang sesungguhnya di sini. Walaupun saya pergi, saya akan sering kembali ke Madrid guna mengunjungi Anda dan menikmati pertandingan dan kesuksesan Real Madrid," ucap Carlos pada pesta perpisahannya dengan wartawan peliput Liga Spanyol seperti dikutip situs resmi klub.Namanya perpisahan, biasanya selalu ada kado yang akan diberikan yang ditinggal. Apa yang diinginkan Carlos sebagai kado perpisahannya? "Tiga pertandingan sisa dan saya ingin berpisah dengan gelar juara di tangan," tukasnya. Bisa, Real? (mel/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads