sepakbola

Sebuah Pelajaran untuk El Barca

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Sebuah Pelajaran untuk El Barca


- detikSepakbola

Jakarta - Memimpin klasemen hampir sepanjang musim, Barcelona harus merelakan gelarnya melayang di penghujung kompetisi. Setelah dua tropi prestisus musim lalu, El Barca kini tanpa hasil.Di awal musim lalu mungkin tak ada yang mengira kalau persaingan La Liga Primera akan menghadirkan tensi yang begitu tinggi hingga pertandingan terakhirnya. Barcelona dan Real Madrid memang jadi unggulan, tapi mengakhiri musim dengan jumlah poin sama dan hanya dibedakan dengan rekor head to head jelas sebuah kejutan.Tapi itu menjadi kejutan yang sangat jauh dari menyenangkan buat Barca tentunya. Berstatus juara bertahan dan penghuni tahta tertinggi Eropa dengan tropi Liga Champions, siapa yang tidak menjagokan pasukan Frank Rijkaard di awal musim?"Ini bisa menjadi pelajaran untuk tahun-tahun mendatang. Setelah memenangi La Liga dan Liga Champions 2006, saya pikir kami terlalu percaya diri dan itu menjadi masalah terbesar kami," sahut Xavi Hernandez dikutip AFP, Senin (18/6/2007).Sayangnya Barcelona tampil jauh dari apa yang mereka pertunjukkan dua musim sebelumnya. Inkonsistensi menjadi momok yang sulit dibenahi Rijkaard. Lihat saja jumlah kekalahan mereka musim ini yang berjumlah 10, sementara musim lalu cuma tujuh.Antiklimaks. Itu bisa jadi penggambaran yang tepat buat kondisi Carles Puyol cs di penghujung musim ini. Begitu diunggulkan, punya skuad yang nyaris sama dengan saat mengantar merengkuh dua gelar juara liga terdahulu, pasukan Catalan justru terpeleset jelang akhir kompetisi.Komentar Xavi harusnya dicermati seluruh pemain Barca menyusul tak adanya gelar yang dibawa ke Nou Camp musim ini. Sepanjang musim, Barca banyak dihantam masalah internal yang jelas menghambat laju mereka saat dalam posisi memimpin.Ingat bagaimana perseteruan yang melibatkan Ronaldinho dan Samuel Eto'o? Juga kabar yang sempat disebarluaskan media Spanyol soal perubahan gaya hidup pemain Barca yang disebut-sebut justru meniru era "Los Galacticos" di Real Madrid."Kami membuang (kesempatan) di La Liga. Saya pikir kami masih punya banyak potensi untuk meraih keberhasilan, tapi sekarang itu tak lagi bergantung pada pemain," simpul gelandang internasional Spanyol itu.
(din/a2s)











Hide Ads