Sensasi Sevilla-Getafe

Jelang Final Copa del Rey

Sensasi Sevilla-Getafe

- Sepakbola
Jumat, 22 Jun 2007 14:23 WIB
Sensasi Sevilla-Getafe
Jakarta - Selain kisah dramatis Real Madrid menjuarai La Liga, kompetisi di Spanyol musim ini juga menghadirkan Sevilla dan Getafe sebagai klub penuh sensasi. Sejauh apa kehebatan keduanya akan diuji di final Copa del Rey.Panasnya persaingan Real Madrid dan Barcelona sudah berakhir pekan lalu dengan memunculkan Los Blancos sebagai juara musim ini. Tapi kompetisi di Negeri Matador tak berakhir sampai di sana. Bertempat di Santiago bernabeu, Sabtu (23/6/2007) malam, Sevilla dan Getafe akan bertarung meraih tropi terakhir yang bisa diperebutkan di ajang Copa del Rey.Tak berlebihan rasanya menyebut Sevilla dan Getafe sebagai klub sensasional di Liga Spanyol musim ini. Sepak terjang keduanya di dalam negeru (dan Eropa) layak diacungi dua jempol.Cuma posisi sembilan yang ditempati Getafe di klasemen akhir musim ini, tapi jangan jadikan itu patokan untuk mengukur kekuatan skuad besutan Bernd Schuster. Sebagai tim yang baru tiga musim berlaga di La Liga Primera, Vivar Dorado cs jauh dari kesan tim kacangan.Di La Liga, Real Madrid mereka paksa kalah 0-1 saat bermain di Coliseum Alfonso Perez dan pulang membawa hasil 1-1 dari Santiago Bernabeu. Sementara di Nou Camp, Barcelona dipaksa susah payah menang 1-0 setelah bermain imbang 1-1 di putaran pertama.Barcelona lagi-lagi menjadi bukti kehebatan klub yang baru berusia 23 tahun itu di Copa del Rey. Kalah 2-5 saat bertandang ke Nou Camp di leg pertama, Getafe membuat keajaiban di leg kedua dengan balas menggunduli El Barca empat gol tanpa balas, 4-0. Tiket final Piala Raja pun untuk kali pertama bisa mereka dapatkan.Apa yang diraih Sevilla jelas jauh lebih baik. Di klasemen akhir, posisi Rojiblancos (Merah-Putih) unggul enam anak tangga alias duduk di urutan tiga yang memastikan tiket ke Liga Champions.Tapi raihan terbaik Sevilla musim ini jelas keberhasilan mereka mempertahankan Piala UEFA setelah menang adu penalti atas Espanyol dengan skor akhir 5-3. Raihan itu menempatkan skuad Juande Ramos berdiri sejajar dengan Real Madrid dalam hal rekor dua kali juara Piala UEFA secara beruntun.Sevilla lebih diunggulkan? Juande Ramos dengan tegas menolak anggapan tersebut. Meski posisinya di klasemen lebih baik, namun pelatih 52 tahun itu sadar kalau Getafe sangat mungkin menghadirkan kejutan-kejutan lain yang membuat harapan kubunya meraih dua gelar musim ini pupus."Getafe punya keinginan besar memenangi titel pertama mereka yang akan membuat mereka akan sangat sulit dihentikan. Mereka juga punya rekor bagus menghadapi tim-tim besar dan selalu bermain dengan gaya mereka sendiri," sahur Ramos.Bermain di Santiago Bernabeu membuat Getafe yang berasal dari Kota Madrid lebih diuntungkan. Rekor tak terkalahkan oleh enam klub teratas jika bermain di kandang sendiri sangat mungkin berkanjut di "kandang keduanya" itu."Setiap orang yang tahu sepakbola pasti tahu kalau Getafe tidak dalam posisi tertekan," sahut bek David Belenguer mengomentari Sevilla yang dianggap lebih berpeluang.Sayangnya Schuster justru tak bisa menurunkan kekuatan penuh pada laga besok. Kiper utama mereka Roberto Abbonddanzieri dipastikan absen karena dipanggil timnas Argentina melakukan persiapan jelang Copa Amerika.Foto: Fredi Kanoute, gol-golnya ditunggu di final Copa del Rey untuk mengantar Sevilla meraih gelar keduanya musim ini. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads