Barca dan Potensi "Los Galacticos"
Senin, 30 Jul 2007 03:31 WIB
Barcelona - Banyaknya pemain bintang tentu menambah kuat sebuah tim. Namun salah-salah pendekatan dan penggunaan malah bisa menciptakan masalah. Kondisi ini ada di skuad Barcelona.Klub raksasa Spanyol itu idealnya akan makin menakutkan buat lawan-lawannya setelah didatangi beberapa bintang baru seperti Thierry Henry, Gabriel Milito, dan Eric Abidal.Dengan pasukan yang kian mentereng itu pelatih Frank Rijkaard tentu punya modal sangat besar untuk meraih prestasi terbaik lagi seperti dua musim lalu, ketika mereka menjuarai La Liga dan Liga Spanyol.Namun potensi masalah juga mengintip, sebagaimana diperingatkan pemain Real Madrid Iker Casillas. Menurut kiper nomor satu Spanyol itu Barca bisa terseret pada keadaan menukik seperti dialami klubnya saat masih menjadi "Los Galacticos".Soal ini Rijkaard mengatakan, "Saya berterima kasih buat Real atas pesan itu. Kami akan bodoh jika membiarkan diri kami tergelincir dalam dinamika serupa (dengan mereka). Saya pikir kami tahu apa yang kami lakukan."Salah satu potensi masalah lain yang dihadapi pelatih asal Belanda itu adalah menyangkut "Fantastic Four". Dengan empat penyerang kelas satu dalam diri Henry, Ronaldinho, Samuel Eto'o, dan Lionel Messi, mampukah ia mewujudkan ekspektasi fans untuk melihat keempat pemain tersebut bermain bersama dan memberikan kesuksesan untuk El Barca?"Tekanan tidaklah mengusik saya. Semua fans ingin melihat pemain-pemain hebat di lapangan, tapi itu tergantung saya. Saya pikir mereka bisa main bareng, itupun tergantung pada keseimbangan tim," papar Rijkaard dalam wawancaranya dengan Marca. "Musim ini sangatlah pajang. Semua orang akan berpartisipasi dan mereka akan mendapatkan kesempatan mereka."Rijkaard juga menyadari adanya kemungkinan bintang-bintangnya itu akan menunjukkan ego yang tinggi terutama jika terkena sistem rotasi. Namun ia menggarisbawahi bahwa hal terpenting adalah para pemain selalu bekerja keras, bersikap rendah hati, dan mau berkorban."Perekrutan baru membawa harapan baru dan sebuah perubahan dalam dinamika skuad, di mana setiap pemain ingin membuktikan kualitas mereka dan berpartisipasi," pungkas Rijkaard. (a2s/key)











































