Jelang Liga Spanyol
Menunggu Hiburan dari Schuster
Jumat, 24 Agu 2007 07:33 WIB
Jakarta - Unsur entertainment menjadi alasan Real Madrid mempekerjakan Bernd Schuster. Tapi sepanjang pra musim, hiburan yang ditunggu tak juga datang. Menunggu sampai kapan herr Schuster? Mengakhiri puasa gelar Real bukan jaminan Fabio Capello bertahan di kursinya. Dengan alasan terlalu defensif, Ramon Calderon memulangkan Don Fabio ke Italia dan menggantikannya dengan Bernd Schuster yang disebut sang bos mampu menampilkan unsur entertainment.Ironisnya pasca selebrasi merengkuh gelar La Liga ke-30, fans Real justru belum lagi mendapat hiburan lain. Kedatangan Christoph Metzelder, Pepe, Javier Saviola, Royston Drenthe, Wesley Sneijder disusul Arjen Robben dan Gabriel Heinze pastinya membawa kegembiraan di hati madrisitas. Tapi hiburan yang ditunggu dari perpaduan belanja pemain yang menguras kas Real sebesar 118 juta euro itu tak kunjung datang. Meski hanya berpatokan pada hasil laga pra musim, fans Real pantas masih merasa was-was terhadap penampilan para pahlawannya itu.Fakta bahwa dari 10 laga yang dilakoni Los Blancos di pra musim ini enam di antaranya berakhir dengan kekalahan jelas memunculkan kekhawatiran. Yang paling memalukan dan mengecewakan tentu saja kekalahan 3-5 atas Sevilla di Santiago Bernabeu pada leg kedua Piala Super Spanyol yang membuat Raul Gonzales kalah agregat 3-6."Akan sulit untuk menghasilkan sepakbola yang sesuai keinginan saya bersama tim ini di tahun ini. Akan sangat sulit mencapai puncak yang menjadi tujuan saya, tapi kami akan mencapai level itu - meskipun dengan risiko membutuhkan waktu karena saya harus mengubah mental pemain," ungkap Schuster Sebagai pelatih yang baru duduk di posisinya, plus limpahan banyak pemain baru, Schuster jelas butuh waktu untuk memadukan bakat-bakat pemainnya menjadi sebuah tontonan yang menghibur - dan tentunya berujung kemenangan. Tapi eks pelatih Getafe itu harusnya juga sadar kalau keberadaannya di Santiago Bernabeu sangat dibatasi oleh waktu.Pria Jerman itu pasti tahu kalau dirinya adalah pelatih kedelapan Real dalam empat tahun terakhir. Artinya surat pemecatan bisa ia terima kapan saja kalau Calderon merasa dirinya sudah cukup lama menunggu. (din/key)











































