Arda Guller Jadi Korban Bully di Real Madrid?

Arda Guller Jadi Korban Bully di Real Madrid?

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 12 Feb 2026 19:00 WIB
Pengakuan mengejutkan dilontarkan mentor Arda Guler, Serhat Pekmeczi. Dia mengklaim pemain asal Turki itu dirundung beberapa pemain Real Madrid.
Arda Guler diklaim jadi korban bully beberapa pemain Real Madrid. (Foto: REUTERS/Susana Vera)
Madrid -

Pengakuan mengejutkan dilontarkan mentor Arda Guler, Serhat Pekmeczi. Dia mengklaim pemain asal Turki itu dirundung beberapa pemain Real Madrid.

Arda Guler sudah bergabung dengan Real Madrid sejak 2023. Eks pemain Fenerbahce itu sempat kesulitan mendapat tempat di tim utama pada awal kariernya di Santiago Bernabeu.

Kepercayaan mulai diberikan kepada Guler sejak Real Madrid dilatih Xabi Alonso pada musim panas 2025. Gelandang berusia 20 tahun itu sekarang jadi langganan starter Los Blancos, serta mencatatkan 3 gol dan 12 assist dari 35 laga musim ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjuangan Arda Guler di Real Madrid diungkapkan Serhat Pekmeczi. Pria yang berjasa dalam transfer Guler ke Fenerbahce itu mengaku anak didiknya jadi korban bully di ruang ganti Los Merengues.

ADVERTISEMENT

"Meskipun Real Madrid adalah klub besar, Arda Güler menderita intimidasi. Bukannya dia mengeluh kepada saya, tetapi dia tahu ini akan terjadi. Saya menyuruhnya untuk bersabar," kata Pekmezci, dilansir dari Marca.

"Perundungan berasal dari para pemain. Ada sekelompok pemain di sana yang tak bisa menerima Arda; sayangnya mereka adalah pemain dengan ego yang sangat tinggi," dia menambahkan.

"Arda sangat sabar dan sadar, tetapi bahkan dia pun mulai memberontak, berpikir, 'Mengapa selalu saya?'," Pekmeczi mengungkapkan.

Serhat Pekmeczi juga mengklaim Xabi Alonso mundur dari Real Madrid karena suasana toksik dari beberapa pemain di ruang ganti. Hal itu pula yang dinilainya mencegah kedatangan Juergen Klopp ke Santiago Bernabeu.




(bay/bay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads