Ruediger Balas Kritik: Main Keras Membawaku ke Real Madrid

Ruediger Balas Kritik: Main Keras Membawaku ke Real Madrid

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 25 Mar 2026 20:45 WIB
MADRID, SPAIN - MARCH 22: Antonio Ruediger of Real Madrid celebrates after the teams victory in the LaLiga EA Sports match between Real Madrid CF and Atletico de Madrid at Estadio Santiago Bernabeu on March 22, 2026 in Madrid, Spain. (Photo by Flore
Foto: Getty Images/Florencia Tan Jun
Berlin -

Antonio Ruediger membalas kritik terkait pendekatan agresif yang jadi gaya bermainnya. Ruediger menegaskan, berkat hal itulah Real Madrid merekrutnya.

Pemain internasional Jerman itu menyedot sorotan tajam belakangan ini. Ruediger menginjak bek Getafe Diego Rico dengan lututnya dalam kemenangan Madrid 1-0, awal bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruediger memang lolos dari sanksi wasit di lapangan. Namun, aksi pesepakbola berusia 33 tahun itu memunculkan beragam reaksi keras dari Spanyol maupun dari Jerman. Bahkan ada yang mendesak agar Ruediger tidak perlu dipanggil lagi ke timnas karena permainan kerasnya dianggap berpotensi membahayakan tim.

Antonio Ruediger percaya, untuk jadi bek tangguh haruslah menerapkan permainan keras. "Jadi seorang bek yang bengis itu bagian dari DNA-ku," sahut mantan pemain AS Roma dan Chelsea itu.

ADVERTISEMENT

"Jika kamu ingin jadi seorang spesialis dalam duel satu lawan satu, kamu enggak bisa jadi seorang rekan setim yang baik," cetus Ruediger kepada FAZ.

"Anda harus membuat si penyerang merasa: 'Hari ini akan jadi sebuah hari yang berat untukmu'. Jika aku tidak bermain dengan intensitas dan komitmen, aku akan jadi setengah bagus."

"Mendesak sampai batasnya adalah yang membawaku ke Real Madrid. Tanpa hal itu, aku enggak akan ada di sini, aku enggak akan memenangi Liga Champions dua kali, dan aku enggak akan bermain di banyak pertandingan untuk negaraku," lugas Antonio Ruediger.




(rin/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads