Barcelona harus puas dengan kemenangan tipis atas Celta Vigo 1-0. Pelatih Barca Hansi Flick menilai, VAR tidak tepat karena menganulir gol Ferran Torres.
Di Camp Nou, Kamis (23/4) dinihari WIB, Lamine Yamal menentukan kemenangan Barca. Bintang muda berusia 18 tahun itu mencetak gol penalti di akhir babak pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, setelah restart Barcelona menjebol gawang Celta Vigo lewat tendangan voli Ferran Torres. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah peninjauan VAR. Dalam review tersebut, posisi Ferran Torres sedikit lebih maju dari bek terakhir Celta.
Usai pertandingan, Flick mengakui, Barcelona kesulitan menghadapi perlawanan Os Celestes. Pelatih top Jerman itu frustrasi karena gol kedua Barca dianggap tidak sah karena offside.
"Kami senang dengan kemenangan ini, kami sangat menderita karena Celta bermain dengan sangat baik. Babak pertama tadi berjalan rumit, pertandingannya berbeda dari dugaan kami tapi yang penting adalah tiga poinnya," sahut Hansi Flick di Football Espana.
"Saya kira gol Ferran itu gol, enggak offside, dan saya ingin mendapatkan penjelasan. Pada akhirnya, skornya 1-0 dan sekarang waktunya untuk fokus pada pertandingan berikutnya," ceplos dia.
FERRAN TORRES SCORES FOR BARCELONA BUT IT'S OFFSIDE!!!
β TopCee (@UtdTopCee) April 22, 2026
what a ball by Pedri, tho?π₯π₯pic.twitter.com/vcJZ5Ioy8b https://t.co/OXOiViyfBH
Kemenangan tipis atas Celta Vigo praktis terus mendekatkan Barcelona ke tangga juara Liga Spanyol. Barca di puncak klasemen dengan 82 poin, unggul sembilan poin dari Real Madrid (2) sedangkan kompetisi tinggal tersisa enam laga. Blaugrana akan beraksi lagi akhir pekan ini dengan melawat ke markas Getafe (25/4).
(rin/nds)











































