Sevilla, Raja Liga Europa yang Terancam Degradasi dari LaLiga

Sevilla, Raja Liga Europa yang Terancam Degradasi dari LaLiga

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 24 Apr 2026 08:00 WIB
SEVILLE, SPAIN - APRIL 11: Sevilla FC players pose for a photo prior to the LaLiga EA Sports match between Sevilla FC and Atletico de Madrid at Estadio Ramon Sanchez Pizjuan on April 11, 2026 in Seville, Spain. (Photo by Fran Santiago/Getty Images)
Skuad Sevilla. (Foto: Getty Images/Fran Santiago)
Jakarta -

Sevilla, yang merupakan raja Liga Europa, sedang tidak baik-baik saja. Los Nervionenses sudah sangat dekat dengan zona degradasi LaLiga.

Sevilla tumbang 0-2 di markas Levante dalam lanjutan LaLiga, Jumat (24/4/2026) dini hari WIB. Gawang pasukan Luis GarcΓ­a Plaza dua kali dibobol Ivan Romero.

Hasil itu membuat Sevilla mencatatkan 16 kekalahan sampai pekan ke-32 LaLiga musim ini. Sevilla pun duduk di urutan ke-17 dengan 34 poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi tersebut merupakan satu strip di atas zona degradasi. Sevilla cuma unggul satu angka dari Alaves, dua angka dengan Levante, dan enam angka dengan Real Oviedo yang ada di dasar klasemen.

Sevilla cuma punya enam laga sisa untuk berjuang bertahan di LaLiga. Lawan yang harus dihadapi Sevilla adalah Osasuna, Real Sociedad, Espanyol, Villarreal, Real Madrid, dan Celta Vigo.

ADVERTISEMENT

Sevilla mengalami penurunan setelah finis di posisi keempat pada LaLiga 2021/2022. Pada musim 2022/2023, Sevilla berhasil meraih trofi Liga Europa yang ketujuh dengan mengalahkan AS Roma di final.

Hasil bagus itu tidak diimbangi dengan baik di LaLiga. Sevilla pada LaLiga musim 2022/2023, finis di urutan ke-12.

Situasi Sevilla belum membaik di musim 2023/2024 dengan berada di urutan ke-14 pada klasemen LaLiga. Semusim selanjutnya malah finis satu tingkat di zona degradasi.

Menarik untuk dinanti seperti apa akhir perjalanan Sevilla di musim 2025/2026. Degradasi atau bertahan di LaLiga?




(ran/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads