Mbappe: Orang-orang Kadang Melebihi Batas

Mbappe: Orang-orang Kadang Melebihi Batas

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 13 Mei 2026 23:30 WIB
MUNICH, GERMANY - APRIL 15: Kylian Mbappe of Real Madrid looks dejected after the teams defeat in the UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final Second Leg match between FC Bayern MΓΌnchen and Real Madrid CF at Football Arena Munich on April 15, 20
Foto: Getty Images/Lars Baron
Jakarta -

Kylian Mbappe mengaku beratnya tekanan jadi pemain top dunia. Mbappe yang kini sudah dewasa terus belajar bersabar, meski orang-orang melebihi batas.

Hal itu Kylian Mbappe ungkapkan dalam wawancara terbaru dengan Vanity Fair, soal kehidupan pribadi. Mbappe tak pungkiri, dirinya sudah terkenal di usia muda.

Saat berusia 19 tahun, Mbappe bawa Timnas Prancis menang Piala Dunia 2018. Mbappe pun jadi primadona di Ligue 1 dan di usia matang 27 tahun sekarang ini, Mbappe main di Real Madrid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menjadi terkenal di usia yang sangat muda," buka Kylian Mbappe.

ADVERTISEMENT

"Apa yang saya lakukan tidak cuma untuk diri saya sendiri, tapi jadi milik semua orang. Sulit rasanya, tapi ini kehidupan yang harus saya pilih," sambungnya.

Kylian Mbappe mengaku, dirinya sulit mengendalikan emosi ketika mulai pamor. Namun berjalannya waktu, Mbappe terus belajar bersabar dan menerima semuanya.

Mbappe tahu betul, tekanan dan harapan orang-orang kepadanya begitu besar. Mbappe bersyukur bisa jadi idola, walau kadang ada beberapa yang melebihi batas terhadapnya.

"Jadi rasanya tidak terlalu berterima kasih jika saya mengeluh. Saya memang tidak menangani semuanya dengan selalu baik," ungkapnya.

"Semua orang mau keajaiban, tapi keajaiban hanya terjadi di lapangan," tambahnya.

"Jadi sekarang, saya terus mencoba untuk bisa lebih mengerti dengan semua yang ada, meskipun orang-orang kadang melebihi batas," tutupnya.

(aff/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads