Barcelona yang Bergigi tapi Tak Ganas

Barcelona yang Bergigi tapi Tak Ganas

- Sepakbola
Senin, 12 Nov 2007 13:23 WIB
Barcelona yang Bergigi tapi Tak Ganas
Barcelona - Barcelona ibarat binatang dengan taring tajam yang siap mengoyak lawannya. Tapi Entah kenapa kebuasan El Barca sering hilang tak berbekas yang membuat mereka tak lagi ganas.Memiliki fantastic four plus dukungan Deco, Xavi dan Andres Iniesta di lapangan tengah dan pemain sekelas Charles Puyol hingga Gianluca Zambrotta di belakang harusnya menjadikan Barcelona tim yang dominan musim ini. Sayang faktanya tidak demikian, prosentase kemenangan memang besar, namun pasukan Frank Rijkaard kerap meraih hasil mengejutkan.Kekalahan atas tim sekelas Getafe akhir pekan lalu menjadi contoh kasus yang paling tepat. Mampu menguasai penuh pertandingan, Barca akhirnya keluar lapangan dengan kepala terrunduk karena kalah 0-2.Meski menjalani partai tandang, namun kalah atas tim yang berada di papan bawah klasemen jelas sangat mengecewakan. Musim lalu Barca bukannya tidak terkalahkan dalam lawatannya, namun "Tim Katalan" itu tumbang atas klub yang kemudian menjadi penghuni posisi enam besar yakni atas Real Madrid (2-0), Sevilla (2-1), Valencia (2-1), Villareal (2-0) dan Real Zaragoza (1-0). Barca dengan pemain-pemainnya yang punya kemampuan di atas rata-rata sebenarnya tetap tampil atraktif dengan pergerakan yang luar biasa, kerjasama satu-dua nan cepat dan tentu saja skill individu Ronaldinho cs yang menakjubkan. Tapi menyusul hasil tersebut muncuk pertanyaan akan efektivitas strategi tersebut."Saya pikir kami sudah mencoba bermain dengan cara kami, tapi sekali lagi itu tidak bekerja, dan itu tugas saya untuk mencari solusinya. Itu bisa saja mengubah gaya permainan," ungkap Rijkaard usai pertandingan seperti diberitakan International Herald Tribune.Tak ada lagi yang perlu dipertanyakan soal kemampuan skuad Barcelona saat ini. Namun media Spanyol menyebut mereka kini telah kehilangan rasa "lapar", determinasi dan semangat tim yang menjadi senjata mereka saat menjuarai kompetisi lokal dan Liga Champions dua musim lalu. "Saya Khawatir. Kami tidak bermain sebagai tim. Setiap orang bisa melihat hal itu, setiap selesai pertandingan, musim ini dan musim lalu, kami mengatakan hal yang sama," sahut Puyol.Jika uukurannya adalah enak dilihat, Barcelona sudah mampu memenuhinya. Tapi skuad dan seluruh fans pasti tahu kalau kemenangan adalah tujuan sebuah pertandingan. Dan itu masih harus diperjuangkan oleh Rijkaard. (din/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads