Barcelona Balik Ancam Pidanakan Presiden Real Madrid!

Barcelona Balik Ancam Pidanakan Presiden Real Madrid!

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 13 Jun 2026 14:00 WIB
BARCELONA, SPAIN - AUGUST 07:  The logo of the FC Barcelonas main global partner, Japanese e-commerce company Rakuten, is seen in the stands of the Camp Nou stadium ahead of the Joan Gamper Trophy match between FC Barcelona and Chapecoense at Camp N
Foto: Getty Images/Alex Caparros
Barcelona -

Barcelona merespons pernyataan Florentino Perez terkait kasus Negreira beberapa waktu lalu. Blaugrana mengancam akan mempidanakan Presiden Real Madrid itu.

Dalam pernyataannya di situs resmi klub, Barcelona menyatakan memulai langkah mediasi dengan Perez. Itu menjadi sikap awal raksasa Catalan menyikapi persoalannya.

Andai Perez bergeming, maka Barcelona siap ke langkah berikutnya. Tindakan akan hukum akan diambil!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BarΓ§a menginformasikan bahwa hari ini telah diajukan permohonan mediasi sebagai langkah awal sebelum mengajukan laporan pidana atas tindak pidana pencemaran nama baik terhadap Presiden Real Madrid, Bapak Florentino PΓ©rez, terkait pernyataan yang ia sampaikan dalam konferensi pers pada tanggal 12 Mei dan dalam wawancara dengan sebuah media pada hari berikutnya," tulis Barcelona.

"Tujuan dari gugatan ini adalah agar Bapak PΓ©rez menarik kembali pernyataan-pernyataan tertentu yang ia sampaikan dengan mengetahui bahwa pernyataan tersebut tidak benar dan bersifat fitnah serta merendahkan citra dan reputasi Klub."

ADVERTISEMENT

"Jika gugatan ini tidak dipenuhi sebagaimana mestinya, FC Barcelona akan melanjutkan dengan mengajukan pengaduan pidana yang sesuai," tutup Barcelona.

Pada Mei lalu, Florentino Perez memang sempat bikin konferensi pers yang menggegerkan. Pria berusia 79 tahun itu menuduh Barcelona memang terlibat kasus Negreira.

Kasus Negreira adalah dugaan suap Barcelona ke Jose Maria Enriquez Negreira. Mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit Spanyol itu dituduh dibayar Barcelona senilai jutaan Euro sejak 2001 hingga 2018.

Perez mengungkit itu, usai Real Madrid baru saja kalah dalam persaingan juara di LaLiga. Pada Senin (11/5/2026) dini hari, kekalahan 0-2 di El Clasico membuat Los Blancos dipastikan gagal menjadi juara Liga Spanyol karena tak bisa mengejar poin Barcelona.

"Mereka (Barcelona) telah melakukan pembayaran selama dua dekade, dan kini di dekade ketiga ini wasitnya masih sama," kata Florentino Perez, melansir AS.

Usai terpilih jadi presiden Madrid lagi, Perez menegaskan janjinya soal kasus Negreira. Madrid langsung mengajukan file komplain setebal 500 halaman ke UEFA terkait skandal suap itu.

Dalam tuntutannya, Perez ingin Barcelona dihukum berupa pencopotan gelar yang dimenangkan pada rentang waktu 2001 hingga 2018. Kini, Barcelona coba mengajak mediasi, namun siap menyeret balik Perez andai upayanya gagal.



(yna/adp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads