Adalah Bernd Schuster yang mengutarakan "metode" baru dalam pembelian pemain itu. Mengontrak pemain yang sudah menikah disebutnya memberi keuntungan karena mereka lebih memiliki keteguhan.
"Saat kami mempersiapkan mentransfer pemain, hal pertama yang kami tanyakan adalah apakah dia sudah menikah. Pemain seperti ini lebih teguh," ungkap pelatih Real Madrid itu seperti diberitakan Yahoosport, Sabtu (17/11/2007).
Komentar yang dikeluarkan Schuster ini terkait dengan kasus yang terjadi dengan Robinho. Striker mungil itu beberapa pekan lalu sempat diprotes karena terlambat pulang ke Madrid seusai membela Brasil di kualifikasi Piala Dunia. Di kampung halamannya Robinho malah digosipkan ikut pesta liar hingga larut malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal prilaku Robinho, Schuster sepertinya sudah memaafkan dan mengaku tak khawatir kalau itu bakal terulang. Pemain 23 tahun itu disebut Schuster akan lebih bertanggung jawab menyusul bakal memiliki momongan.
"Dengan berbicara padanya (sekembali dari Brasil), saya tahu kalau tidak ada yang namanya pesta 40 kondom, dan pesta itu juga tidak berlangsung lama dan besar-besaran. Dia akan segera menjadi ayah dan akan memegang tanggung jawab yang besar," yakin sang pelatih di Goal.
"Saya lebih memilih pemain yang sudah menikah dan memiliki anak, tapi saya tahu itu tak selalu bisa terjadi. Saya takut dengan mereka yang masih muda, tinggi, pirang dan bermata biru," seloroh Schuster sambil tertawa.
(din/din)










































