Vinicius Junior baru saja diskors empat pertandingan oleh Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF). Di tengah keheranan, ia meminta perlindungan lebih ke para wasit.
Vinicius diskors empat laga karena kartu merahnya saat Real Madrid menang 1-0 atas Villarreal di LaLiga akhir pekan lalu. Ia diusir karena menjambak rambut Nathan Saliba.
Skors dua laga karena bertindak kasar saat tidak dalam posisi berduel untuk bola dan dua laga lagi karena bersikap agresif saat protes ke ofisial. Hukuman itu membuat penyerang 26 tahun tersebut kaget.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Untung Ruediger Tahan Vinicius |
Vinicius pun memakai kesempatan ini buat menyampaikan unek-unek lebih jauh. Pemain timnas Brasil itu berharap para wasit bisa lebih protektif terhadap penyerang-penyerang yang bisa menentukan laga sepertinya.
"Wajar kalau suporter lawan mencemoohku, karena tugasku memang mencetak gol ke gawang tim mereka. Namun aku tidak paham dengan keputusan wasit. Berdasarkan statistik, aku sudah dilanggar sebanyak 500 kali, tetapi pelanggaran-pelanggaran tersebut hanya berujung pada lima kartu merah," ujarnya dikutip The Guardian.
Baca juga: Wasit LaLiga: Vinicius Agresif! |
"Pada akhirnya, kartu kuning justru selalu diberikan kepada Vini, kepada para pemain penyerang. Kita perlu melindungi pemain-pemain yang menghadirkan sesuatu yang berbeda dalam permainan, seperti Lamine (Yamal) di Barcelona atau Julián (Alvarez) di Atleti."
"Para pemain bertahan dibiarkan melanggarku sepanjang pertandingan, tetapi pada akhirnya, justru akulah yang mendapatkan kartu."
Baca juga: Vinicius Kaget Diskors 4 Pertandingan |
(raw/ran)










































