Villareal turun ke lapangan di Stadion El Madrigal, Jumat (25/1/2008) dinihari WIB, dengan kepercayaan diri tinggi. Pasalnya, tim besutan Manuel Pellegrini itu pernah mengalahkan Barca 3-1 di La Liga bulan Oktober tahun lalu.
Mengandalkan Giuseppe Rossi dan Nihat Kahveci di depan, Villareal beberapa kali mengancam gawang Barca yang dikawal kiper Victor Valdes. Tapi kesigapan Valdes mengamankan gawangnya membuat si "Kapal Selam Kuning" gagal mencetak gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah peluang dari Andres Iniesta di pertengahan babak dua gagal menjadi gol karena penyelamatan yang diperagakan oleh kiper Villareal, Diego Lopez, dalam situasi one-on-one.
Di menit terakhir laga, Barca kembali harus berterima kasih kepada Valdes. Kiper berusia 26 tahun itu menggagalkan tendangan bebas Nihat masuk gawang dengan cara menjatuhkan diri. Hingga akhir laga, kedudukan 0-0 tetap bertahan.
Masih di babak yang sama di Stadion El Sardinero, tuan rumah Racing Santander berhasil menekuk Athletic Bilbao 2-0.
Dari awal laga, Santander yang didukung ribuan fansnya langsung tampil mendominasi. Namun Santander baru berhasil memetik gol pertamanya di menit ke-75 melalui sundulan Mohammed Tchite.
Empat menit setelahnya, Santander mengunci kemenangan melalui gol Ebi Smolarek. Pemain pengganti asal Polandia itu menyambut umpan Pablo Alvarez dari sisi lapangan.
Penentuan tim-tim yang berhasil menerobos ke semifinal akan ditentukan dalam laga leg 2, 30 Januari 2008. Barcelona hanya perlu menang 1-0 untuk bisa lolos, sedangkan Santander relatif aman karena Bilbao harus menang 3-0 atau lebih.
Susunan pemain:
Villareal: Lopez; Lopez Ruano, Godin, Cygan, Capdevilla; Pires (Fernandez 67), Josico (Senna 56), Bruno, Cazorla; Rossi (Tommason 74); Kahveci
Barcelona: Valdes; Zambrotta, Milito, Thuram, Sylvinho; Iniesta, Marquez, Xavi (Gudjohnssen 81), Deco; Dos Santos (Messi 47), Henry (Krkic 69)
Santander: Coltorti; Pinillos, Diaz, Garay, Lozarano; Lopez, Lopez Felpeto (Duscher 65), Colsa, Serrano (Alvarez 73); Ivan Bolado (Smolarek 65), Tchite
Bilbao: Aranzubia; Iraola, Ocio, Amorebieta, Del Horno; Susaeta, Orbaiz, Aduriz, Munoz (Martinez "Tiko" 81), Gabilondo; Llorente (Garmendia 59)
(arp/krs)











































