Tak sedikit tim yang iri melihat keberuntungan Barcelona mendapatkan Messi. Hanya mengeluarkan biaya pengobatan 500 poundsterling (sekitar Rp 9,3 juta) per bulan, Barca sudah bisa mendapat sokongan tenaga dari pemain yang disebut-sebut sebagai The Next Maradona itu.
Real Madrid adalah salah satu tim yang sedikit iri dengan keberuntungan Barca mendapat pemain muda bertalenta macam Messi, atau Bojan Krkic dan Giovanni Dos Santos. Karenanya, pihak El Real berencana untuk mencari talenta-talenta muda berbakat itu di seluruh penjuru dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami masih harus menunggu dan melihat, apakah ia (Bojan) dan Giovani adalah pemain yang seperti orang harapkan. Banyak ketidaksabaran di sini," lanjutnya.
Satu dari sekian banyak cara yang dilakukan Real Madrid adalah membuka sekolah-sekolah sepakbola di berbagai penjuru dunia, salah satunya ada di daerah Pantai Berawa, Banjar Tegal Gundul, Canggu, Bali yang pembangunannya akan dilangsungkan pada bulan ini.
Diakui Lopetegui bahwa salah satu daerah penyumbang pemain-pemain bertalenta adalah Brasil, dan juga Afrika. Namun, seperti halnya mutiara, Lopetegui beranggapan mereka masih harus dipoles agar bisa indah dan bernilai tinggi.
"Kami mempelajari pemain-pemain yang datanya sudah kami dapat dan kemudian kami melihat mereka. Kami bukannya pergi ke negara lain dengan hanya meraba," tegas Lopetegui lagi.
"Untuk bisa meraih sukses, kita harus mengambil resiko," simpulnya.
Foto: Messi dan (mungkin) penerusnya AFP/Karim Jafaar)
(ian/din)











































