Bermain di bawah dukungan suporter sendiri di Vicente Calderon, Senin (18/2/2008) dinihari WIB, Atletico sebenarnya tampil sangat baik. Mereka bahkan sudah unggul saat pertandingan baru berjalan lima menit.
Gol ini dicetak oleh Antonio Lopez yang sebetulnya berniat melepas umpan lambung. Bola silang yang dilepaskan Lopez dari sisi kanan melayang melewati jangkauan kiper Bilbao, Armando Riveiro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di menit ke-39, puluhan ribu suporter tuan rumah disentakkan oleh gol balasan dari Bilbao. Gol ini berawal dari sebuah serangan balik yang diakhiri dengan sebuah sodokan Markel Susaeta Laskurain yang membuat kedudukan jadi seri 1-1.
Tepat sesaat sebelum masa jeda babak pertama terlampaui, Bilbao kembali mencetak gol. Kali ini, Fernando Llorente memanfaatkan kemelut di depan gawang Atletico dan berhasil menyontek masuk bola hasil tendangan bebas Francisco Yeste.
Dalam keadaan tertinggal, Atletico malah harus menerima kenyataan dipaksa bermain dengan 10 pemain sejak awal-awal babak kedua. Raul Garcia memperoleh kartu kuning kedua setelah melanggar Yeste.
Di sisa waktu yang ada, Atletico berusaha mengejar. Namun upaya itu gagal karena Atletico kalah jumlah pemain. Hingga laga berakhir kedudukan 2-1 bagi Bilbao tidak berubah.
Kekalahan ini membuat Atletico gagal melampaui Villareal di peringkat tiga Liga Spanyol. Padahal, Villareal di pertandingan sebelumnya tertahan 0-0 oleh Racing Santander. Sedangkan Bilbao menapak dari posisi 15 ke peringkat 12.
Sementara itu di Coliseum Alfonso Perez, tuan rumah Getafe menahan imbang Valencia dengans skor kacamata alias 0-0. Hasil imbang ini membuat Valencia dan Getafe tetap di peringkat ke-9 dan 10 klasemen.
(arp/ian)











































