Selebrasi Itu Berujung Bencana

Selebrasi Itu Berujung Bencana

- Sepakbola
Senin, 25 Feb 2008 09:58 WIB
Selebrasi Itu Berujung Bencana
Jakarta - Lihat-lihat dulu kala melakukan selebrasi, apakah memang layak atau tidak. Jika tidak, bersiap-siaplah membayarnya, seperti yang dilakukan Real Madrid.

Ya, selebrasi pemain Los Merengues atas gol tidak sah Arjen Robben berujung petaka. Selain kalah, mereka juga membuyarkan kesempatan yang cukup besar untuk mengamankan gelar La Liga.

Lihat saja, sebelum menuai kekalahan dari Getafe 0-1 di Santiago Bernabeu, Barcelona memetik kemenangan telak 5-1 di Camp Nou. Harusnya kesuksesan sang rival menjadi signal lampu kuning yang patut diwaspadai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun tidak demikian bagi El Real. Penampilan beringas yang mereka tunjukkan di awal hingga pertengahan musim tak lagi muncul. Malah kesempatan demi kesempatan mencetak gol lenyap begitu saja di depan gawang lawan. Tak jarang pula Iker Casillas mengambil bola dari gawangnya, disusul tertunduknya tim besutan Bernd Schuster.

"Kami telah membuang banyak poin, dan yang harus kami lakukan saat ini adalah bekerja keras untuk bisa kembali ke jalan yang semestinya, dan sekaligus meraih kemenangan seperti biasanya," demikian Casillas berujar, seperti dikutip Goal, pascakekalahan timnya atas Getafe (25/2/2008) dinihari tadi.

Imbasnya, Real Madrid kini tak lagi mendominasi klasemen La Liga. Barca semakin merapat dengan jumlah poin yang hanya berselisih dua angka, Barca 54, Real 56.

Bencana? Bisa jadi. Apalagi dalam 13 laga ke depan, banyak hal bisa terjadi. El Real bisa semakin terpuruk dan disusul Barca, atau Barca yang kembali melempem dan Raul Gonzalez cs menemukan lagi penampilan terbaiknya.

Namun jika keduanya sama-sama stabil dan konsisten, maka jornada ke-36 akan menjadi penentu siapa yang terbaik di La Liga, kala keduanya bertemu di Bernabeu pada 7 Mei.

(ian/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads