Irureta ditunjuk menangani Zaragoza pada bulan Januari untuk menggantikan Ander Garitano. Memimpin Los Blanquillos selama enam partai, Irureta hanya menghadirkan satu kemenangan, satu seri dan empat kekalahan. Terakhir mereka dipermalukan tim peringkat buncit, Levante, 2-1.
Zaragoza pun terpuruk di peringkat 17, atau hanya satu strip di atas zona degradasi. Dengan nilai 29, sama dengan capaian Recreativo Huelva yang duduk di posisi 18, Zaragoza sangat rentan tersedot lubang hitam degradasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Empat kekalahan berturut-turut membuat saya kehilangan kredibilitas di ruang ganti. Saya mengajukan pengunduran diri dan sudah diterima pihak klub," kata Irureta lirih seperti dikutip AFP.
Musim ini, sudah delapan pelatih di Liga Spanyol yang harus meninggalkan kursinya. Irureta adalah orang kedua yang mengundurkan diri setelah Juande Ramos meninggalkan Sevilla untuk membesut Tottenham Hotspur. Sedangkan enam nama lainnya dipecat.
Zaragoza bertindak cepat dengan menunjuk Villanova sebagai pengganti Irureta. Villanova sebelumnya adalah pelatih tim Segunda B (Divisi 3), Huesca.
(arp/krs)











































