Momen perceraian dengan Claire Merry dan berada jauh dari putri kesayangannya Tea menjadi perkara utama yang membuat ia tak juga mampu menunjukkan performa terbaik selama membela Barca.
"Seperti yang kalian tahu, saya memiliki masalah pribadi dan putri saya adalah yang terpenting dalam hidup saya. Saya tidak bahagia karena sebagai seorang ayah hanya bisa melihat anaknya lima kali dalam kurun waktu delapan bulan. Jika anda memiliki putri, pasti tahu bagaimana rasayanya," curhat Henry seperti dikutip Yahoosports, Kamis (13/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, bukan berarti Henry meminta belas kasihan semua orang. Ia hanya menginginkan dirinya lebih diberi privasi dan tidak terus mengkritiknya, sekaligus memberinya waktu untuk lebih beradaptasi di Barcelona.
"Saya bermain delapan tahun di satu tim dengan posisi yang lebih pasti dan sekarang saya berada di klub lain dengan posisi dan taktik yang berbeda pula. Jadi berhenti membandingkan antara Henry di Barca dan Henry di Arsenal. Yang Anda lihat di sini tetap Henry," ungkapnya.
Namun bagaimanapun juga, ia bertekad akan tetap memberikan yang terbaik untuk timnya sekarang ini. Bahkan jika syarat lain bisa terpenuhi, Henry yakin bisa sesegera mungkin menunjukkan kontribusi yang lebih nyata untuk El Catalan.
Syarat apa itu? "Jika saya bisa lebih sering ketemu putri saya, mungkin bisa meningkatkan performa saya," tegasnya.
(ian/din)










































