Masih ada sepuluh pertandingan lagi sebelum La Liga Primera menyudahi roda kompetisinya. Dengan tertinggal tujuh poin, secara matematis Barca masih berpeluang mengejar Madrid di puncak klasemen.
Sayangnya dalam beberapa pekan terakhir Barca sering terpeleset justru dalam pertandingan yang seharusnya bisa berakhir dengan tambahan tiga poin. Hasil imbang atas tim promosi Almeria dinihari tadi adalah contoh kasus yang paling aktual. Sempat memimpin dua kali, Thierry Henry dkk akhirnya dipaka puas dengan tambahan satu angka karena skor akhir pertandingan menunjuk angka 2-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenaranya performa Real Madrid di Liga Spanyol dalam beberapa pekan terakhir juga tak terlalu meyakinkan karena mereka menderita dua kekalahan atas Getafe dan Real Betis dalam lima pekan terakhir. Sayangnya itu tak mampu dimanfatkan dengan baik oleh Barca yang justru ikut-ikutan tergelincir.
Menyusul imbang semalam Barca belum memetik satu kemenangan pun dalam tiga pertandingan terakhirnya di Liga Spanyol. Sebelumnya mereka tumbang di tangan Atletico Madrid serta Villarreal.
Perjuangan Barca dalam 10 laga terakhirnya terhitung lebih sulit karena Frank Rijkaard masih harus menjalani laga tandang ke Santiago Bernabeu di pekan ke-36. Makin menambah masalah adalah cedera yang menghampiri Lionel Messi dan Ronaldinho.
Ingat pula kalau konsentrasi Tim Catalan itu masih terbagi untuk Copa Del Rey dan Liga Champions. Jika mampu melangkah ke babak selanjutnya di dua ajang tersebut, Frank Rijkaard mungkin harus merelakan kompetisi Liga.
Toh Liga Champions punya prestise lebih tinggi, apalagi kesempatan yang dimiliki terbilang besar dengan hanya menghadapi Schalke 04 di perempatfinal, meski kemudian di tunggu pemenangan laga Manchester United vs AS Roma. Sementara pada Copa del Rey, hasil 1-1 di kadang tak berarti menutup langkah ke final dengan meraih hasil maksimal di Valencia.
(din/arp)
