Pada pertandingan yang dilangsungkan Senin (24/3/2008) dinihari WIB itu, Valencia memang tampil cukup impresif semenjak peluit tanda dimulainya laga ditiupkan oleh wasit.
Hasilnya, El Che sudah memimpin saat pertandingan berusia 33 menit. David Villa membobol gawang Madrid melalui sebuah bola lambung yang memerdayai kiper Iker Casillas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak kedua, tempo permainan Madrid makin meningkat. Los Merengues pun berbalik unggul 2-1 saat Raul mencetak gol lagi di bilangan menit ke-56 pertandingan. Raul mencetak golnya ini memanfaatkan umpan terobosan yang dilepaskan oleh Guti Hernandez dari lapangan tengah.
Bencana bagi Madrid terjadi di menit 66. Saat itu, wasit menuduh Fabio Cannavaro menjatuhkan David Silva di kotak terlarang pertahanan Madrid. Penalti pun menjadi hukuman yang tak terhindarkan.
Villa yang menjadi algojo Valencia tak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan penalti pemain timnas Spanyol itu mengarah ke sisi kanan bawah gawang dan sukses memperdayai Casillas. Skor pun berubah menjadi 2-2.
Dua menit menjelang usainya pertandingan, Valencia memastikan hadirnya kemenangan melalui gol Arizmendi. Melalui sebuah serangan cepat, Arizmendi lolos di sisi kiri pertahanan Madrid.
Mengecoh Cannavaro, Arizmendi membobol gawang Madrid dengan sebuah tembakan pelan dari suduh yang sempit. Valencia pun pulang dengan kemenangan 3-2 di tangan.
Kekalahan ini membuat Madrid gagal menjauh dari kejaran Barcelona yang sebelumnya meremukkan Valladolid 4-1. Jarak antara penghuni peringkat 1 & 2 La Liga itu tetap berjumlah empat poin.
Sementara itu di Stadion San Mames, tuan rumah Athletic Bilbao sukses mempecundangi tamunya Getafe dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal tim papan bawah La Liga itu dicetak Joseba Etxeberria di menit ke-28.
(arp/key)











































