Cuma Mallorca yang akan dihadapi Madrid di pekan ke-31 Liga Spanyol akhir minggu ini. Lawan yang mungkin seharusnya mudah mereka atasi meski harus menjalani laga tandang, mengingat selisih sembilan anak tangga di klasemen.
Faktanya Mallorca justru tak semudah itu ditundukkan, akhir pekan lalu mereka secara sensasional menggulung Valencia 3-0 saat bertandang ke Mestalla. Catat pula grafik menanjak yang ditunjukkan mallorca sejak tahun 2008 di mana mereka baru dua kali kalah di La Liga Primera yakni atas Barcelona dan Espanyol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bernd Schuster harusnya ingat pula kalau Mallorca merupakan tim yang menyingkirkan mereka di ajang Copa del Rey. Setelah bermain 2-1 di leg perama, Madrid juga menderita kekalahan saat bertanding di Santiago Bernabeu degan skor 1-0.
Nasib Barca pun tak jauh berbeda saat harus menjamu Getafe. Kekalahan 0-2 di paruh pertama lalu seharusnya bisa dijadikan pelajaran buat Frank Rijkaard untuk lebih waspada atau melakukan pembalasan.
Tapi bukan itu saja yang membuat Getafe layak diwaspadai karena skuad besutan Michael Laudrup beberapa kali mampu membuat kejutan tak menyenangkan yang salah satunya adalah menundukkan Madrid di Santiago Bernabeu. Dalam 15 pertandingan terakhir cuma tiga kekalahan yang mereka derita sementara lima di antaranya berakhir imbang.
Perjuangan Barca sedikit bertambah berat karena mereka masih harus berlaga di leg kedua babak perempatfinal Liga Champions. Kemenangan 1-0 atas Schalke 04 memang sedikit meringankan kerja Thierry Henry dkk, tapi jika tetap mengandalkan permainan seperti di leg pertama lalu, posisi mereka masih sangat mungkin terancam.
Sesungguhnya bukan hanya Barca dan Madrid saja yang langkahnya terancam tersendat pekan ini. Villarreal yang pekan lalu menyodok Barca di posisi dua berpeluang kehilangan posisinya saat harus bertandang ke Sevilla.
Sepertihalnya pertemuan pertama kedua klub yang berlangsung sengit dan berakhir 3-2 untuk kemenangan "Kapal Selam Kuning", laga akhir pekan ini juga berpeluang menghadirkan pertandingan menarik mengingat Sevilla masih berhasrat tampil di Liga Champions. (din/arp)











































