Bertanding di kandang Santander, Stadion El Sardinero, Senin (21/4/2008) dinihari WIB, skuad arahan Bernd Schuster tampil mendominasi jalannya pertandingan meski Santander sebenarnya juga tak tampil buruk. Namun, beberapa kali peluang tuan rumah terpaksa kandas karena ketidaktenangan pemain-pemain mereka di depan gawang Madrid.
Akhirnya, dua gol yang dilesakkan oleh Raul Gonzalez dan Gonzalo Higuain semakin mendekatkan Madrid menuju tahta juara La Liga musim ini. Bahkan gol Higuain dirayakan dengan penuh sukacita oleh seluruh pemain Los Merengues, seakan titel juara sudah berada dalam genggaman mereka. Dengan sisa lima pertandingan lagi, Madrid hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk menjadi juara Liga Spanyol musim ini.
Dengan hasil ini Madrid kini mengoleksi poin 72, sedangkan Villareal dan Barcelona mengoleksi poin 62 dan 61. Sementara Santander, posisinya tetap tak beranjak dari peringkat lima dengan raihan poin 53.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah 10 menit pertandingan berjalan dengan ketat dan seimbang, Madrid menjadi tim pertama yang memecahkan kebuntuan dengan gol yang dicetak oleh Raul di menit 13.
Berawal dari kerjasama yang dilakukan oleh Wesley Sneijder dan Fernando Gago, bola pun kemudian diberikan kepada Robinho yang berada di sisi sayap. Nama terakhir langsung melepaskan umpan ke arah gawang dan diterima Raul yang kemudian berhasil menceploskan bola ke dalam gawang Santander yang dikawal oleh kiper Tono Rodriguez. 1-0 Madrid memimpin.
Tak mau dipermalukan di hadapan pendukung sendiri, Santander pun bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Menit 16 Aldo Duscher mengirim operan kepada Gonzalo Colsa yang lantas melakukan sebuah tendangan first time. Sial bagi Colsa, sepakannya masih melambung di atas gawang Iker Casillas.
Lima menit menjelang turun minum, Arjen Robben menggiring bola melewati beberapa pemain Santander sebelum akhirnya memberikan operan kepada Sneijder. Setelah melakukan beberapa kali sentuhan, Sneijder langsung melepaskan tembakan yang pada akhirnya mengarah tepat ke pelukan Tono.
Santander kembali memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada menit 45. Berawal dari sebuah tendangan bebas, Cesar Navas yang berdiri tepat di mulut gawang Casillas melepaskan sebuah sundulan. Namun, usahanya itu urung berbuah gol karena masih menyamping di sisi kanan gawang Madrid. Hingga babak pertama berakhir skor 1-0 untuk keunggulan Madrid tetap tak berubah.
14 menit babak kedua berjalan Madrid nyaris memperbesar keunggulan melalui kaki Robinho. Setelah menrima operan Mahamadou Diarra, gelandang asal Brasil itu kemudian melepaskan sebuah tendangan kaki kanan. Sial bagi Robinho, Tono dengan cekatan mampu menangkis tendangannya dengan kaki sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Los Merengues terus melancarkan serangan ke jantung pertahanan santander untuk bisa mencetak gol kedua. Menit 78, bola chip yang dilepaskan oleh Sneijder langsung dihantam oleh tendangan keras Robben. Sial bagi eks gelandang Chelsea tersebut, tedangannya masih menyamping di sisi gawang.
Dua menit berselang, Madrid sebenarnya berhasil mencetak gol melalui Gonzalo Higuain memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Raul yang ditangkis oleh Tono. Namun, wasit segera menganulir gol tersebut karena menganggap Raul terlebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Tono.
Gol kedua itu pun akhirnya lahir di penghujung pertandingan. Setelah menerima operan dari Javier Balboa, Higuain yang menusuk dari sisi kiri pertahanan Santander pun dengan tenang menceploskan bola ke dalam gawang Tono. 2-0 untuk Madrid dan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Susunan Pemain:
Racing Santander: Tono, Cesar, Moraton, Pinillos, Ayoze, Duscher, Munitis(Alvarez 65), Colsa(Orteman 82)) , Lopez, Serrano(Smolarek 57), Tchite
Real Madrid: Casillas, Heinze, Cannavaro, Ramos, Pepe, Robben(Balboa 83), Diarra, Sneijder(Baptista 88), Gago, Raul, Robinho(Higuain 75)
(roz/krs)











































