Heroisme Sudah, Madrid Berpesta

Heroisme Sudah, Madrid Berpesta

- Sepakbola
Senin, 05 Mei 2008 07:40 WIB
Heroisme Sudah, Madrid Berpesta
Madrid - Titel juara La Liga Primera dipertahankan Real Madrid usai melewati perjuangan berat melawan Osasuna --sebuah kejadian yang disebut Presiden Ramon Calderon sebagai sebuah heroisme. Pesta perayaan pun kini digelar.

Dalam pertandingan pekan ke 35 menghadapi Osasuna, Senin (5/5/2008) dinihari WIB, Madrid tertinggal lebih dulu 0-1 dari lawan tujuh menit menjelang bubaran. Padahal mereka sudah harus bermain minus satu pemain sejak menit 46.

Akan tetapi, gol Arjen Robben dan Gonzalo Higuain, masing-masing pada menit 87 dan 89, mengubah semuanya. Madrid menang, sekaligus mempertahankan gelar juara dengan menyisakan tiga partai lagi, termasuk di antaranya kontra Barcelona yang jadi rival beratnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan sepuluh pemain kami menunjukkan kami sudah mencapai segalanya setelah pergulatan kami belakangan. Ini adalah kegembiraan mutlak. Saya sangat bangga kepada pemain. Tim ini tak pernah mati, karena sudah bisa menunjukkan kemampuannya dalam masa sulit. Kami sudah melakukan sesuatu yang heroik. Sekarang saatnya merayakan di Madrid dan laga Rabu malam dengan Barcelona akan jadi fiesta," urai Calderon kepada Marca.

Air mancur di Plaza de Cibeles yang jadi simbol kota Madrid pun kini segera akan dipenuhi kubu Madrid dan Madridista yang bakal berpesta.

"Kami layak jadi juara dan kami pantas memenangi titel. Akan jadi luar biasa melihat fans merayakan di Cibeles," tutur pelatih Bernd Schuster kepada AFP.

"Kami pasti akan merayakan di Cibeles malam ini," sambung kiper Iker Casillas tak kalah ceria, pernyataan yang juga diamini banyak rekannya.

Perayaan resmi sebenarnya belum akan digelar di Cibeles. Namun euforia dan semangat berpesta sudah melanda. "Saya tak peduli fiesta-nya sudah siap atau belum. Saya tetap akan merayakannya dengan berbagai cara," sergah bek kiri Gabriel Heinze yang baru bergabung musim ini, seperti dilansir Goal.

Meski demikian, sikap berbeda diambil Calderon. "Malam ini? Saya takkan ke Cibeles. Pemain adalah pemain. Selain mengunjungi air mancur, kami tak berharap yang lain. Selebrasi (formal) akan berlangsung nanti ketika Federasi mengantarkan pialanya," tandas dia.


(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads