Pertaruhan gengsi mungkin menjadi satu-satunya yang tersisa dari laga Madrid vs Barca di pekan ke-36 Liga Spanyol mengingat Los Blancos sudah memastikan gelar juara Liga Spanyol akhir pekan lalu. Namun tuan rumah justru tampil sangat dominan dan sukses mempermalukan Barca dengan skor telak 4-1.
Kekalahan ini membuat peluang Barca duduk sebagai runner up Liga Spanyol dipastikan tertutup. Dengan dua pertandingan tersisa mereka terpaut tujuh poin dari Villarreal di posisi dua yang pada pertandingan sebelumnya menundukkan Recreativo Huelva dengan 2-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanda-tanda kekalahan Barca sudah terlihat sejak menit tujuh saat Victor Valdes melakukan kesalahan yang nyaris dimanfaatkan menjadi gol oleh Raul dan Wesley Sneijder. Namun setelah itu Barcelona mampu memberi perlawanan dengan beberapa kali menebar ancaman meski tak sampai benar-benar membahayakan gawang Iker Casillas.
Saat mulai menguasai permainan Barcelona justru dibuat tersetak melalui gol Raul. Mendapat bola yang terlepas dari kaki Guti, tendangan kaki kiri sang kapten mengarah ke sisi kanan gawang dan tak sampai dijangkau Valdes.
Setelah Valdes membuat kesalahan lain yang nyaris mengancam gawangnya, Madrid akhirnya menggandakan keunggulan di menit 21. Dari tendangan bebas Guti di sisi kiri pertahanan Barca, tandukan Arjen Robben yang menusuk ke kotak penalti tanpa kawalan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Merasa lini depannya kurang bertaji Frank Rijkaard memilih menarik Eidur Gudjhonsen dan menggantinya dengan Giovani Dos Santos. Namun usaha ini juga tak membuahkan banyak hasil karena justru tekanan demi tekanan semakin deras mendatangi lini pertahanan mereka.
Sebelum turun minum Madrid justru kembali terancam melalui tiga peluang tambahan yang dikreasikan Guti, Ramos dan Sneijder. Sementara tak banyak kesempatan dimiliki skuad Frank Rijkaard di sisa babak pertama karena mereka terus dipaksa bertahan.
Kondisi tersebut tak berubah di babak kedua karena Real langsung menciptakan kesempatan lain lagi-lagi melaluio Robben dan Diarra. Baru di menit 63 gol ketiga Madrid tercipta.
Diawali kerja keras Diarra di sisi kiri pertahanan Barca yang melewati kawalan dua bek Barca, umpan gelandang Mali itu diselesaikan dengan dingin oleh Gonzalo Higuain dengan mengecoh Valdes.
Kecuali beberapa pergerakan individu Lionel Messi, Barca nyaris tak punya peluang matang mencetak gol. Sebaliknya Madrid yang terlihat bermain lepas menunjukkan kerjasa tim yang terorganisir dan aksi individu yang terbukti ampuh menggedor pertahanan Barca.
Gol penutup Madrid lahir melalui eksekusi penalti Ruud van Nistelrroy menyusul handball Carles Puyol di kotak terlarang di menit 78. Baru masuk dua menit menggantikan Raul, Ruudtje ikut berperan dalam pesta tuan rumah saat tendangan penaltinya tak mampu diblok Valdes.
Tiga menit sebelum bubaran Barca akhirnya mampu mencetak gol hiburan. Umpan terobosan Messi berhasil dikejar Henry untuk kemudian melepaskan tendangan terarah yang tak mampu dihalau Casillas yang pada beberapa menit sebelumnya banyak melalukan penyelamatan gemilang dari aksi Messi.
Di menit-menit akhir pertandingan bencana lain menghampiri Barca saat Xavi diusir dari lapangan setelah mendapat kartu kuning kedua.
Susunan Pemain:
Real Madrid: Iker Casillas, Gabriel Heinze, Sergio Ramos, Pepe, Marcelo, Arjen Robben (Gonzalo Higuain '62), Mahamadou Diarra, Guti (Robinho '72), Wesley Sneijder, Fernando Gago, Raul (Ruud van Nistelrooy '76)
Barcelona: Victor Valdes, Eric Abidal, Rafael Marquez (Sylvinho '45) (Edmilson '60), Gianluca Zambrotta, Carles Puyol, Xavi, Gnegneri Yaya Toure, Thierry Henry, Eidur Gudjohnsen (Giovanni '24), Lionel Messi, Bojan Krkic
(din/krs)











































