Adalah ketidakpuasan anggota dewan Barcelona yang membuat Laporta terancam didongkel dari jabatannya saat ini. Mereka yang menganggap Laporta tidak melakukan tugasnya dengan baik kemudian mengumpulkan petisi sebagai upaya menurunkan pria 46 tahun itu dari jabatannya.
Jumlah anggota Barcelona yang meminta Laporta melepas kursi kepresidenannya juga tidak sedikit. Harian olahraga AS, seperti diberitakan Goal, menyebut kalau saat ini petisi yang berhasil dikumpulkan mendekati jumlah 5.882 suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporta terpilih menjadi presiden tahun 2003 lalu setelah mengalahkan presiden sebelumnya Lluis Bassat, dengan upaya mendatangkan David Beckham ke Nou Camp menjadi bahan kampanye. Perjalanan sebagai orang nomor satu di Barcelona juga tak mulus karena dia sempat tersangkut kontroversi menyusul mundurnya lima orang anggota dewan di tim basket karena menganggap Laporta telah menjadi otoriter dan sangat berambisi dengan kekuasaan.
Laporta terpilih untuk kali kedua pada 2006 lalu setelah sebelumnya sempat mundur selam lebih kurang satu bulan karena beberapa anggota klub yang merasa masa kepemimpinannya di Barca sudah habis kemudian meminta pengadilan menurunkannya. Dia kemudian terpilih kembali tanpa melalui perjuangan sulit karena dua kandidatnya lainnya tak mampu memenuhi syarat minimal dukungan dari anggota klub.
Gonjang-ganjing di jajaran petinggi Barcelona sangat mungkin berpengaruh pada kondisi tim yang baru saja menjalani musim yang mengecewakan. Cuma duduk di posisi tiga klasemen, Barcelona memecat Frank Rijkaard dan mempekerjakan Josep Guardiola sebagai pembesut baru Carles Puyol dkk.
(din/krs)











































