"Robinho sangat marah dengan cara dia diperlakukan oleh para direktur Real Madrid," ujar agen Robinho, Wagner Ribeiro, seperti dikutip Reuters. "Dia menelpon saya setiap hari, ingin tahu apakah ada orang yang bicara tentang masa depannya. Saya harus bilang kepadanya, tak ada yang mau bicara kepada saya."
Kejadian ini muncul setelah beberapa hari lalu Chelsea mengajukan tawaran resmi untuk Robinho. Terbuka kemungkinan bahwa perlakuan kepada Robinho ini adalah sebagai upaya untuk memagari pemain Brasil itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Robinho tidak bisa mengerti hal itu. Dia bisa menjadi pemain terbaik dunia tetapi hal itu tampaknya tidak akan terjadi bersama Madrid karena mereka memperlakukannya seperti pemain kelas dua," katanya.
Robinho dipanggil pelatih Carlos Dunga ke timnas Brasil yang akan berlaga di Olimpiade Beijing. Namun Madrid keberatan dan meminta Robinho tidak dibawa karena dia didera cedera otot.
Chelsea mencoba menggoda Robinho untuk hijrah ke London dengan uang sebanyak 19,7 juta poundsterling (Rp 349 miliar). Posisi manajer baru The Blues, Luiz Felipe Scolari, menjadi magnet bagi Robinho karena sama-sama berkebangsaan Brasil.
"Rencana Robinho adalah selalu bermain bersama Madrid selama bertahun-tahun sebelum pensiun bersama Santos (bekas klubnya di Brasil). Tetapi sekarang dia merasa tidak diinginkan," papar Ribeiro lagi.
"Pelatih Chelsea Luiz Felipe Scolari mengenal baik dirinya, menelpon dia setiap hari dan memberi perhatian yang dibutuhkan olehnya," pungkas Ribeiro menguatkan sinyal kepindahan Robinho.
(arp/krs)










































