Gaya hidup yang dimaksud Xavi adalah gaya hidup di luar lapangan Dinho yang glamor, ditandai dengan pesta-pesta hingga pagi serta dikelilingi perempuan-perempuan cantik.
"Ronaldinho selalu menjalani gaya hidup yang seperti itu. Dia selalu bilang kepada kami: 'Ya beginilah saya ini'," ujar Xavi tentang mantan rekan setimnya di Barcelona itu seperti dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Anda menjalani gaya hidup seperti itu, Anda harus mengerti bahwa ketika level Anda menurun, maka akan ada pisau keluar untuk Anda. Dia seperti itu; dia suka keluar dan menikmati hidup," imbuh Xavi lagi.
"Dia sangat penuh kehidupan semenjak dia datang dan dengan cara itu kami memenangi dua gelar juara Liga Spanyol serta satu titel Liga Champions," kata gelandang terbaik Euro 2008 itu.
Dinho memang sukses besar dalam tiga musim pertamanya bersama Barca. Tapi saat penampilannya jauh menurun dan kebugarannya sangat buruk, tak pelak banjir kritikan pun menghampiri pemain Brasil itu.
Sepanjang musim lalu, spekulasi tentang kepindahan Dinho terus merebak. Hingga akhirnya AC Milan menggaet gelandang serang berusia 28 tahun itu awal musim ini dengan harga 25 juta euro.
"Dia punya kehidupan pribadinya sendiri yang seharusnya tidak dicampuri. Tapi sangat benar bila kehidupan pribadi juga mempengaruhi penampilannya di lapangan," ujar Xavi. "Ronie berubah dari seorang idola bagi semua fans Barcelona menjadi seseorang yang disoraki dan dikritik. Itu menyakitkan."
(arp/arp)











































