DetikSepakbola
Senin 05 Oktober 2015, 09:33 WIB

Sanchez yang Mulai Menggeliat

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Sanchez yang Mulai Menggeliat Getty Images/Michael Regan
London -

Ketika seret gol di awal musim ini, banyak yang mempertanyakan apakah Alexis Sanchez memang cuma sekedar "one hit wonder" saja? Tapi keraguan yang ada itu dijawab tuntas oleh Sanchez dalam tiga pertandingan.

Sanchez adalah alasan mengapa Arsenal musim lalu bisa mempertahankan gelar Piala FA plus memperbaiki posisi finis di klasemen Premier League, yakni posisi ketiga, setelah bertahun-tahun lamanya hanya finis posisi keempat.

Di musim pertamanya membela Arsenal setelah dibeli dari Barcelona, Sanchez langsung jadi andalan The Gunners di lini depan. Sepanjang musim 2014/2015, Sanchez bikin 25 gol dan 12 assist dari total 52 penampilan di seluruh kompetisi.

Sanchez pun jadi salah satu pemain yang selalu mendapat jatah starter dan nyaris bermain d setiap pertandingan, dengan waktu bermain mencapai 4.310 menit atau rata-rata di atas 80 menit berada di atas lapangan.

Itu memperlihatkan betapa pentingnya Sanchez untuk Arsenal meski di satu sisi, hal itu juga bisa berdampak buruk bagi tim kalau-kalau pemain asal Chile itu absen.

Contoh saja di awal musim ini, di mana kekalahan 0-2 dari West Ham United di pekan pembuka dialami saat Sanchez belum fit betul karena liburan ekstra usai membela Chile di Copa America 2015.

Lalu, setelahnya Sanchez memang langsung dimainkan sejak awal tapi pesepakbola 27 tahun itu seperti belum menemukan sentuhan terbaiknya layaknya musim lalu meneror gawang lawan.

Di enam laga awal Premier League, Sanchez sama sekali tidak bisa menjebol gawang lawan dan hanya bikin satu assist. Di Liga Champions pun Sanchez juga tampil buruk saat Arsenal kalah 1-2 dari Dinamo Zagreb pada laga pembuka fase grup.

Namun, kekhawatiran itu sirna ketika pekan lalu nama Alexis Sanchez akhirnya muncul di papan skor usai mencetak tiga gol dalam kemenangan 5-2 atas Leicester City. Gol itu langsung berlanjut ketika Arsenal menjamu Olympiakos meski akhirnya 'Gudang Peluru' kalah 2-3.

Aksi terbaik Sanchez musim ini adalah ketika semalam menghadapi Manchester United dalam lanjutan pekan kedelapan Premier League. Dua gol dibuat Sanchez ke gawang David De Gea dalam kemenangan dengan skor 3-0.

Salah satu gol khasnya adalah saat berusaha melewati hadangan Matteo Darmian dan lantas merebut bola dari kaki bek asal Italia itu, sebelum melepaskan sepakan keras ke pojok atas gawang De Gea.

Tiga pertandingan, enam gol. Statistik ini sepertinya cukup menggambarkan bahwa Sanchez sudah kembali "ganas". Tengok saja dari delapan pertandingan di liga, Sanchez rata-rata melepaskan 5,1 tembakan per laga, 1,4 umpan kunci per laga, dan tiga dribel per per laga.

Dan jeda internasional dua pekan ini sepertinya cocok untuk mengisi lagi bensin Sanchez agar bisa tancap gas lagi. Bagaimana, Sanchez?


(mrp/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed