DetikSepakbola
Rabu 23 Mei 2018, 13:58 WIB

David Beckham, Si Anak Bodoh di Antara 10 Singa Pemberani

Doni Wahyudi - detikSport
David Beckham, Si Anak Bodoh di Antara 10 Singa Pemberani David Beckham dan Diego Simeone di Piala Dunia 1998 (AFP PHOTO / GERARD CERLES)
Jakarta - Hanya dalam satu malam, puja-puja pada David Beckham berubah menjadi caki maki hinaan sampai ancaman pembunuhan. Inilah kisah si anak bodoh di antara 10 singa.

Buat fans Inggris, mereka mungkin lebih memilih mengenang kemunculan Michael Owen dari laga Argentina vs Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 1998. Baru berusia 19 tahun ketika itu, Owen menunjukkan pada dunia siapa dirinya dan apa yang dia punya. Dia mencetak salah satu gol terbaik turnamen itu.

Tapi pertandingan tersebut juga meninggalkan kenyataan pahit lain buat pendukung The Three Lions. Mereka harus melihat kekonyolan yang dilakukan David Beckham saat kakinya iseng mengayun dan Diego Simeone - dengan dramatisasi aktingnya - berhasil membuat wasit dengan mudahnya mengeluarkan kartu merah.

Beckham diusir ke luar lapangan di awal babak kedua dalam kedudukan 2-2. Meski bisa memaksakan laga hingga adu penalti, Inggris akhirnya kalah dengan skor 3-4.

Panas Inggris vs Argentina

Pertemuan Inggris dan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 1998 sudah diprediksi akan panas sejak awal. Di dalam lapangan sampai ke hubungan diplomatik, kedua negara punya catatan perselisihan yang panjang.

Inggris menganggap pertemuan dengan Argentina sebagai kesempatan untuk membalas kekalahan di Piala Dunia 1986. Kala itu Argentina menang 2-1 di perempatfinal, dalam laga yang begitu melegenda dengan aksi gol tangan tuhan Diego Maradona.

Duel David Beckham dengan Ariel Ortega di Piala Dunia 1998Duel David Beckham dengan Ariel Ortega di Piala Dunia 1998 Foto: AFP PHOTO GERARD CERLES


Sementara itu, Beckham datang ke Piala Dunia perdananya di tengah sorotan media Inggris. Dia jadi salah satu pemain muda terbaik negara tersebut, namanya tengah meroket, menjadi bagian utama skuat Manchester United yang menguasai Premier League, dan juga punya kisah cinta dengan Victoria Spice Girls yang jadi santapan koran gosip.

Bahkan saat Piala Dunia sudah dimulai, nama Beckham masih jadi headline koran-koran Inggris. Dia tak dimainkan pelatih Glen Hoddle di dua laga pertama fase grup. Saat Inggris kalah dari Romania di laga kedua, media-media lokal menekan Hoddle untuk menurunkan Beckham di laga penutup grup kontra Kolombia.

Beckham akhirnya dimainkan, dan membayar dukungan padanya dengan gol trade mark tendangan bebas. Inggris menang 2-0 dan lolos ke 16 besar.

Hoddle pada sebuah kesempatan menyatakan Beckham kurang fokus ke Piala Dunia tersebut, hal mana membuat keputusan mencadangkan sang gelandang di dua pertandingan pertama.

Kaki Kanan Beckham Itu

Kaki kanan yang akurat mengantar umpan dan presisi saat melepaskan tendangan bebas menjadikan Beckham pemain yang spesial. Tapi karena kaki kanannya itu jugalah dia mengalami kenyataan buruk di Prancis 1998.

Beckham berada tak jauh dari garis tengah lapangan ketika itu. Dia bersiap mengantisipasi bola yang akan datang ke arahnya. Tapi sekonyong-konyong tubuhnya terdorong kencang, jatuh terjerembab ke rumput stadion Stade Geoffroy-Guichard, St-Etienne. Dari arah belakang Diego Simeone menerjangnya dengan keras.

Wasit meniup peluit tanda terjadi pelanggaran. Tapi rangkaian kejadiannya tak berhenti sampai di situ.

Entah apa yang di pikirkan Beckham ketika itu. Saat masih tengkurap di rumput, dia mengayunkan kaki kanannya. Simeone yang tengah berjalan mundur terkena sentuhan dan (seakan-akan) terhuyung, lalu jatuh. Bahkan dalam proses jatuhnya, Simeone terlihat sudah memprovokasi wasit.


[Gambas:Youtube]



Malang buat Beckham. Wasit K M Nielsen berada tak jauh dari lokasinya dan melihat itu semua. Pria asal Denmark itu lantas mengacungkan kartu merah ke arah Beckham. Dengan wajah masygul bukan main, Beckham melangkah pergi meninggalkan lapangan.

Bermain selama 43 menit berikutnya hanya dengan 10 pemain, Inggris berhasil memaksa Argentina puas dengan skor 2-2. Pun begitu saat melewati perpanjangan waktu.

Saat adu penalti, dari Argentina Cuma Hernan Crespo yang tak mampu menceploskan bola ke dalam gawang. Sementara kegagalan Paul Ince dan David Batty menyempurnakan malam suram Inggris di hari itu. Argentina menang 4-3.

Si Anak Bodoh di Antara 10 Singa

Beckham dapat kritikan sangat tajam dari media-media Inggris atas insiden tersebut. "10 Heroic Lions, One Stupid Boy", tulis Daily Mirror ketika itu.

Publik Inggris menyalahkan Beckham atas kegagalan lolos ke delapan besar. Mereka percaya dalam duel 11 vs 11 Inggris akan bisa mengalahkan musuh bebuyutannya itu. Kalaupun tetap imbang 2-2, Beckham akan jadi eksekutor penalti yang andal, jauh lebih baik dibanding Batty.

Dalam sebuah polling berjudul 100 Orang Inggris Terburuk yang dibuat Channel4, Beckham ada di posisi 91. Beberapa laporan menyebutkan Beckham dapat ancaman pembunuhan dari fans. Sampai Piala Eropa 2000, dia masih dapat teror atas apa yang terjadi di Prancis.

Beberapa pihak membela Beckham dengan menyebut Simeone diving dan wasit berlebihan mengambil keputusan. Tapi kartu merah sudah diacungkan, dan peluit kekalahan atas Argentina sudah ditiupkan. Inggris kalah, Beckham pun jadi sasaran ketidakpuasan itu.

[Gambas:Youtube]



Tapi Beckham memperbaiki itu semua di tahun 2001. Dia menjadi penentu lolosnya Inggris ke Piala Dunia 2002 dengan tendangan bebas di menit-menit akhir laga. Tendangan terukurnya membuat Inggris menyamakan kedudukan 2-2 atas Yunani dan pada akhirnya berhak dapat tiket ke Korea-Jepang 2002.

Beckham lantas membalaskan dendamnya sekaligus ke Argentina. Di Piala Dunia 2002 tendangan penaltinya mengantar Inggris menang 1-0, yang sekaligus memastikan Argentina gagal melangkah ke fase knock out.

Di bawah Sven-Goran Eriksson, Beckham malah dipercaya menjadi kapten. Dari 115 caps bersama The Three Lions, Beckham menjalani 59 di antaranya sebagai kapten. Dia pada akhirnya memutuskan gantung sepatu pada 2009.
(din/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed