Messi menunjukkan kontribusi yang sangat minim pada dua pertandingan terakhir yang dilakoni Barcelona, di mana Barca kalah dari Atletico Madrid di Liga Champions dan dari Granada di La Liga. Hal ini tentu bukan sesuatu yang sering terjadi mengingat Messi biasanya menjadi pembeda, penentu kemenangan, dan bintang utama Blaugrana.
Pada pertandingan melawan Atletico dan Granada, Messi cuma melepaskan satu tembakan ke arah gawang selama 180 menit. Akurasi umpan dan jarak jelajahnya pun menurun.
Menotti, yang pernah melatih Barcelona (1983-1984) dan Argentina (1974-1982), memberikan penilaiannya terkait situasi Messi saat ini.
"Messi harus mengatasi kesedihan karena performa buruk dan mendapatkan lagi suka cita, kebanggaan, dan gairah yang dibutuhkan untuk bermain di klub seperti Barcelona," ujar Menotti seperti dikutip AS.
"Saya melihat ini lebih kepada lelah mental daripada fisik. Ini normal ketika ada begitu banyak pertandingan dan dia punya banyak kewajiban," imbuhnya.
"Mungkin istirahat beberapa hari akan membantunya untuk menenangkan pikirannya dan menjadi terbaik di dunia lagi," kata Menotti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini terjadi pada kita semua. Ada hari-hari di mana semuanya tidak berjalan sesuai yang kita inginkan. Dia harus dibantu agar kembali ke level terbaiknya," ujar Menotti.
Messi punya kesempatan untuk kembali ke performa terbaiknya ketika Barca bertemu Real Madrid di final Copa del Rey di Mestalla, Kamis (17/4/2014) dinihari WIB.
(mfi/krs)











































