Barca tampil inkonsisten di liga. Malah belum sekalipun tim besutan Luis Enrique itu menempati puncak papan klasemen La Liga musim ini.
Pada dua pekan terakhir, Barcaada di peringkat ketiga. Posisi itu kalah dari Real Madrid yang menguasai puncak tabel dan Sevilla. Barca terpaut dua poin dari El Real yang masih menyimpan satu laga tunda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami di Barcelona ingin memenangkan semua gelar juara. Di awal musim ini kami menyimpan ekspektasi untuk menjadi juara apapun, kami mencoba untuk membuat prioritas atau menganggap satu trofi lebih penting dari yang lainnya," kata Messi seperti dikutip Soccerway.
"Saya benci kekalahan. Itu tak cuma berimbas kepada saya sampai beberapa jam setelah pertandingan, tapi lebih lama lagi. Saya tak bisa menoleransi perasaan saat kalah. Saya cuma harus selalu tampil habis-habisan agar menang," ucap Messi.
Kekalahan paling mengganggu yang dirasakan Messi adalah saat membela Argentina di final Copa America Centenario. Argentina kalah dari Chile dan Messi mengatakan pensiun dari timnas.
Tapi kemudian dia mengganti keputusan itu. Messi akan tetap bermain untuk timnas.
"Setelah kecewa usai kalah di final saya punya waktu untuk berpikir kemudian bilang kepada publik. Saya rasa sebuah keputusan yang tepat untuk mengubah keputusan itu. Saya masih memiliki ambisi untuk memenangkan trofi bersama Argentina," tutur dia.
(fem/din)










































