DetikSepakbola
Jumat 25 Mei 2018, 10:08 WIB

Batal Terbang, 1.000 Fans Liverpool Terancam Gagal Nonton Final Liga Champions

Yanu Arifin - detikSport
Batal Terbang, 1.000 Fans Liverpool Terancam Gagal Nonton Final Liga Champions Sekitar seribu fans Liverpool tidak bisa berangkat ke Kiev, Ukraina, untuk mendukung tim kesayangannya berlaga di final Liga Champions. (Foto: Getty Images/Alex Livesey)
Liverpool - Sekitar seribu pendukung Liverpool tidak bisa berangkat ke Kiev, Ukraina, untuk mendukung tim kesayangannya berlaga di final Liga Champions. Kenapa?

Liverpool akan menghadapi Real Madrid dalam final Liga Champions di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Minggu (27/5/2018) dini hari WIB. Untuk laga ini, fans The Reds mendapatkan jatah sekitar 16 ribu tiket.

[Gambas:Video 20detik]


Tapi apa daya, sekitar seribu Liverpudlian yang sudah mendaftar untuk berangkat gagal terbang ke Kiev. Ada masalah yang membuat penerbangan mereka ke Kiev dibatalkan.


Worldchoice Sport selaku operator yang memberangkatkan suporter, mengklaim ada masalah di bandara Boryspil. Saking sibuknya, bandara itu tidak bisa mengalokasikan kedatangan tiga pesawat yang mengangkut suporter Liverpool.

"Kami telah menghabiskan semua jalan untuk mencoba mendapatkan slot pendaratan. Kami telah menerapkan slot dengan cara dan kerangka waktu yang benar dengan pihak berwenang," jelas Worldchoice Sports.


Seperti dikutip BBC, Liverpool mengklaim batalnya keberangkatan itu dikarenakan ukuran pesawat yang terlalu besar untuk datang ke bandara Boryspil.

Padahal Liverpudlian sudah membayar mahal untuk menyaksikan langsung Mohamed Salah dkk bertanding melawan Cristiano Ronaldo cs. Tiap suporter dikenakan biaya 1.000 pound sterling atau hampir Rp 19 juta rupiah. Worldchoice Sports sendiri siap memberikan refund penuh atas pembatalan ini.


Asif Badat, 32 tahun, dari Leeds, adalah salah satu fans yang terancam batal ke Kiev meski sudah punya tiket. Ia pun mengupayakan berangkat lewat jalur lain.

"Baru-baru ini pagi ini kami diberi jaminan tentang tiket dan kemudian tiba-tiba penerbangan dibatalkan. Saya sekarang mempertimbangkan terbang ke Rumania dan mengemudi 10 jam dari sana," ungkapnya.

Liverpool sendiri mengupayakan agar suporternya itu tetap bisa berangkat. Mereka sedang membicarakan masalah ini dengan otoritas di Liverpool, Kiev, serta UEFA.

"Liverpool Football Club terus bekerja dengan semua pemangku kepentingan yang relevan di Inggris dan Ukraina dalam upaya untuk menyelesaikan situasi yang meninggalkan sekitar 1.000 penggemar tidak bisa terbang ke Kiev untuk final Liga Champions," demikian pernyataan Liverpool.


(yna/mfi)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed