Chelsea ke Final Liga Champions, Tuchel Tak Lupakan Jasa Lampard

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 11 Mei 2021 23:20 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 03: Frank Lampard, Manager of Chelsea celebrates victory during the FA Cup Fifth Round match between Chelsea FC and Liverpool FC at Stamford Bridge on March 03, 2020 in London, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Eks manajer Chelsea, Frank Lampard. (Foto: Shaun Botterill/Getty Images)
London -

Thomas Tuchel bisa membawa Chelsea ke final Liga Champions. Manajer Jerman itu tak melupakan jasa pendahulunya, Frank Lampard.

Chelsea awalnya dilatih Lampard musim ini. Manajer Inggris itu sempat membawa penampilan positif, sebelum terjun bebas di penghujung 2020.

Rentetan kekalahan membuat Chelsea sempat merosot ke papan tengah. Manajemen pun bertindak, dengan memecat sang manajer, yang juga legenda klubnya itu.

Sebelum dipecat, Lampard sudah bisa meloloskan Chelsea ke fase knockout Liga Champions. Sebelumnya di fase grup, Chelsea keluar sebagai juara grup dengan 14 poin, hasil 4 kemenangan dan 2 hasil imbang.

Selanjutnya, Thomas Tuchel datang, yang juga baru dipecat Paris Saint-Germain. Ia pun melanjutkan perjuangan Chelsea di Liga Champions.

Pria yang juga sempat melatih Mainz dan Borussia Dortmund itu rupanya bisa membawa Chelsea tampil apik di fase knock out Liga Champions. Ia bisa mengantarnya sampai final.

Chelsea pertama-tama dibawanya menyingkirkan Atletico Madrid di babak 16 besar, dengan agregat 3-0. Kemudian, Chelsea mendepak Porto, dengan agregat 2-1 di babak delapan besar.

Kemudian di semifinal, Chelsea bisa melewati ujian berat, dengan menyingkirkan Real Madrid. Los Blancos disikat dengan agregat 3-1.

Chelsea pun selanjutnya akan menghadapi Manchester City di final Liga Champions. Laga dihelat pada 29 Mei mendatang.

Tuchel pun mengucapkan terima kasih ke Lampard, sebab sudah memimpin Chelsea setengah jalan di Liga Champions. Menurutnya, sukses Chelsea ke final juga karena ada andil Lampard.

"Anda hanya bisa sampai di final Liga Champions jika berhasil melewati babak penyisihan grup, dan Frank memiliki rekor luar biasa di babak penyisihan grup. Ini meletakkan dasar untuk mencapai final dan saya tidak akan pernah melupakan ini," kata Tuchel, dilansir Sky Sports.

"Sejak hari pertama saya datang ke sini, saya sadar Frank menciptakan warisannya sendiri di Chelsea. Itu memang pantas. Ketika saya datang, sudah setengah musim dan itu tentang melanjutkan pekerjaan yang telah dia lakukan."

"Dia salah satu pemain besar dan tokoh kunci klub in. Ketika Anda memikirkan Chelsea, Anda berpikir tentang Frank Lampard. Satu atau dua hari setelah saya tiba, dia mengirimi saya pesan dan mendoakan yang terbaik untuk saya. Terima kasih yang sangat baik dan sangat sopan. Saya sangat senang menerima pesan itu," ujar Thomas Tuchel.

(yna/krs)