Jangan Ditiru! Rekan Setim Dean James Ejek Hidung Pemain Stuttgart

Jangan Ditiru! Rekan Setim Dean James Ejek Hidung Pemain Stuttgart

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 29 Nov 2025 07:00 WIB
DEVENTER, NETHERLANDS - NOVEMBER 27:  Angelo Stiller of VfB Stuttgart in a scuffle with Victor Edvardsen of Go Ahead Eagles  during the UEFA Europa League   match between Go Ahead Eagles v VFB Stuttgart at the De Adelaarshorst on November 27, 2025 in Deventer Netherlands (Photo by Jeroen van den Berg/Soccrates/Getty Images)
Pemain Go Ahead Eagles mengejek hidung gelandang Stuttgart Angelo Stiller. (Getty Images/Soccrates Images)
Deventer -

Dean James tidak cuma harus melihat Go Ahead Eagles dibantai Stuttgart, tapi juga aksi tidak terpuji rekan setimnya yang mengejek fisik lawan.

Dalam lanjutan Europa League di Stadion De Adelaarshorst, Jumat (28/11/2025) dini hari WIB, James dkk. tidak berkutik selama 90 menit dan akhirnya harus menyerah dengan skor 0-4.

Kekalahan ini menempatkan Go Ahead di posisi ke-27 klasemen Liga Europa dengan enam poin. Namun, bukan cuma kekalahan telak yang jadi sorotan, tapi juga aksi memalukan pemain Go Ahead Victor Edvardsen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edvardsen, yang masuk sebagai pengganti, menekel pemain Stuttgart Atakan Karazor pada menit ke-73. Tekel Edvardsen terbilang keras sehingga memicu emosi para pemain Stuttgart.

Setelah itu, Edvardsen tiba-tiba memegang hidungnya saat melewati Angelo Stiller. Tidak cuma sekali, Edvardsen juga mengulangi gestur tunjuk hidung ke arah Stiller yang makin membuat emosi para pemain Stuttgart.

ADVERTISEMENT

Keributan antarpemain tidak terhindarkan dan butuh beberapa menit bagi wasit Mohammed Al Hakim melerai kedua kubu. Insiden ini membuat Edvardsen dikecam banyak pihak.

Edvardsen dianggap melakukan tindakan tidak terhormat dengan mencela fisik Stiller. Edvardsen dikartu kuning karena tekelnya.

Sempat menolak meminta maaf, Edvardsen akhirnya menghampiri ruang ganti Stuttgart untuk menyelesaikan masalahnya dengan Stiller. Edvardsen akhirnya harus membayar denda kepada klub sebesar 500 euro yang didonasikan untuk kegiatan sosial.

"Saya ingin meminta maaf atas perilaku saya kemarin," kata Edvardsen di situs resmi klub.

"Apa yang saya katakan dan perbuat itu tidak seharusnya ada di lapangan sepakbola. Setelah itu, saya pergi ke ruang ganti Stuttgart untuk meminta maaf. Saya adalah panutan dan harus bertindak sesuai aturan."

(mrp/adp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads