Madrid Vs Man City: Arbeloa Tahu Betul Cara Redam The Citizens

Madrid Vs Man City: Arbeloa Tahu Betul Cara Redam The Citizens

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 12 Mar 2026 07:30 WIB
MADRID, SPAIN - MARCH 11: Federico Valverde of Real Madrid CF celebrates a goal with Alvaro Arbeloa, head coach of Real Madrid during the UEFA Champions League 2025/26 Round of 16 First Leg match between Real Madrid C.F. and Manchester City at Bernab
Foto: Europa Press via Getty Images/Europa Press Sports
Madrid -

Pelatih Real Madrid,Alvaro Arbeloa, tahu betul cara mematikan Manchester City. Ia menginstruksikan anak asuhannya untuk menutup jalur umpan dan mempersempit ruang pemain The Citizens.

Real Madrid menang meyakinkan 3-0 atas Manchester City di Santiago Bernabeu pada leg pertama 16 besarLiga Champions, Kamis (12/3/2026). Tiga gol kemenangan El Real lahir dari hat-trick Federico Valverde di babak pertama.

Madrid punya peluang menambahkan saat mendapat penalti di babak kedua. Namun, eksekusi Vinicius Jr bisa ditepis oleh Gianluigi Donnarumma.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Man City sebenarnya lebih dominan di laga ini. Mereka mencatatkan 58 persen penguasaan bola dibanding Madrid yang hanya 42 persen.

Meski begitu, Madrid begitu efektif dengan tak banyak menguasai bola. Mereka bikin 11 tembakan, tujuh diantaranya mengarah ke gawang dengan tiga berbuah gol.

ADVERTISEMENT

Sementara dominasi Man City sia-sia karena lini depanya tumpul. The Citizens melepas sembilan tembakan dengan lima mengarah ke gawang tapi gagal bikin gol.

Salah satu kunci kemenangan Madrid laga ini adalah keberhasilan mereka meredam Man City. Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, tahu betul cara memainkan Man City di bawah asuhan Pep Guardiola.

Arbeloa menginstruksikan anak asuhanya untuk tidak melakukan pressing ketat ke pemain Man City. Madrid lebih fokus menutup jalur umpan dan mempersempit ruang para pemain Man City.

Taktik Arbeloa terbukti jitu. Man City kesulitan melancar umpan-umpan kombinasi dan terobosan yang biasanya jadi cara mereka membongkar pertahanan lawan.

"Kami benar-benar memahami betapa bagusnya permainan City dan bagaimana Pep ingin timnya bermain. Jadi kami mencoba menutup jalur umpan mereka, mempersempit ruang di antara lini kami dan di antara pemain kami secara horizontal. Mereka ingin Anda melakukan pressing individual sehingga ada ruang di belakang Anda, tetapi kami menolak hal itu," ujar Arbeloa dikutip dari situs UEFA.




(pur/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads