2 Kontroversi Real Madrid Vs Bayern: Klaim Handball, Penalti Tak Diberi

2 Kontroversi Real Madrid Vs Bayern: Klaim Handball, Penalti Tak Diberi

Kris FW - Sepakbola
Rabu, 08 Apr 2026 15:20 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 07: Luis Diaz of FC Bayern Munchen celebrates after scoring his teams first goal during the UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final First Leg match between Real Madrid CF and FC Bayern MΓΌnchen at Estadio Santiago Bernabeu
Pemain Bayern Luis Diaz merayakan gol ke gawang Real Madrid. Foto: Getty Images/Diego Souto
Jakarta -

Pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions antara Real Madrid vs Bayern Munich menghadirkan drama panas. Paling tidak ada dua kontroversi yang mengiringi.

Madrid harus mengakui keunggulan Bayern dengan skor 1-2 di Santiago BernabΓ©u, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB. Namun hasil itu dibayangi dua keputusan yang menjadi kontroversi.

Handball sebelum gol?

Kontroversi pertama terjadi pada gol pembuka Bayern yang dicetak Luis DΓ­az. Gol itu berawal dari bola yang mengenai tangan Michael Olise setelah salah umpan VinΓ­cius JΓΊnior di lini tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain Madrid, termasuk Dean Huijsen, sempat melancarkan protes karena menganggap terjadi handball dalam proses gol tersebut.

Namun, wasit Michael Oliver tetap mengesahkan gol tersebut. Dan eks wasit Spanyol Iturralde GonzΓ‘lez menilai keputusan itu sudah tepat.

ADVERTISEMENT

"Bola memang mengenai tangan, tetapi tidak disengaja dan posisinya dekat dengan badan," katanya seperti dilansir AS.

Dalam interpretasi aturan saat ini, situasi tersebut pada dasarnya memang tidak cukup untuk dianggap sebagai sebuah pelanggaran.

Penalti buat Bayern?

Kontroversi kedua terjadi di penghujung laga. Pada menit ke-90+4, Michael Olise terjatuh di kotak penalti usai kontak dengan bek Madrid Alvaro Carreras.

Muncul perdebatan apakah situasi itu layak berujung penalti. Namun, Michael Oliver tidak meniup peluit dan VAR juga tidak melakukan intervensi. Eks wasit Jerman Lutz Wagner menilai insiden tersebut memang bisa diperdebatkan.

Ia menyebut, dalam situasi terpisah, kontak tersebut sejatinya bisa saja dianggap pelanggaran. Namun, keputusan wasit tetap konsisten dengan gaya kepemimpinannya sepanjang laga.

"Ia membiarkan beberapa kontak serupa, sehingga keputusan ini masih sejalan dengan pendekatannya," ujarnya dalam memberikan pandangan di Prime.

MADRID, SPAIN - APRIL 7: Michael Olise of FC Bayern Munchen disappointed  during the UEFA Champions League  match between Real Madrid v Bayern Munchen at the Estadio Santiago Bernabeu on April 7, 2026 in Madrid Spain (Photo by Maria Gracia Jimenez/Soccrates/Getty Images)Pemain Bayern Michael Olise. Foto: Getty Images/Soccrates Images

Bayern Unggul, Kontroversi Berlanjut

Terlepas dari kontroversi yang hadir, Bayern sudah berhasil memetik modal penting di kandang Madrid jelang leg kedua di Munich pada pekan depan.

Madrid pun masih punya kesempatan membalas, namun bayang-bayang keputusan kontroversial ini bisa saja kembali membayangi duel penentuan nanti.

(krs/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads