Gelandang Paris Saint-Germain Joao Neves menegaskan timnya layak mengalahkan Arsenal di final Liga Champions. Neves tampak kesal dengan taktik bertahan lawan.
PSG keluar sebagai kampiun Liga Champions 2025/2026, sekaligus mempertahankan gelar juaranya. Les Parisiens mengatasi perlawanan Arsenal via adu penalti 4-3 setelah kedua tim berimbang 1-1 sampai babak perpanjangan waktu.
Di pertandingan itu, the Gunners cenderung bertahan setelah mencuri gol cepat yang diciptakan Kai Havertz. Statistik menunjukkan, Arsenal secara keseluruhan permainan cuma memiliki 25% ball possession, dan hanya tujuh kali melakukan percobaan (1 on target). Sedangkan PSG memiliki 75% penguasaan bola dan melahirkan 21 percobaan (4 on target).
"Kami pantas mendapatkannya pada hari ini, karena PSG hanya satu-satunya tim yang niat bermain," sengat Joao Neves kepada M6, yang dikutip Metro.
"Bukan cuma kemenangannya yang membuatku senang, tapi bermain dengan rekan-rekan setim seperti ini, staf, dan manajemen ini. Aku sangat menyukai segalanya di sini. Aku sangat senang untuk tim ini, untuk semua yang sudah kami lakukan di musim ini."
Baca juga: Sedih Gak Lihat David Raya Nangis Begini? |
PSG kini masuk ke dalam daftar elite berisikan 10 klub yang mampu memenangi Liga Champions secara berturut-turut. Joao Neves dkk jadi klub pertama sejak Real Madrid melakukannya pada 2016, 2017, dan 2018.
Ini lebih sulit karena kami harus mempertahankan titel juara kami. Memang ada rasa lelah yang besar, tapi ketika Anda bermain di final Anda harus melupakan semuanya dan memberikan segala-galanya," ucap pemain internasional Portugal itu.
Simak Video "Video: Hasrat Besar PSG Raih Jadi Juara Liga Champions Berturut-turut"
(rin/ran)