detiksport
Follow detikSport
Senin, 15 Sep 2014 17:42 WIB

Susahnya Balap Sepeda Bawa Pulang Medali dari Asian Games

- detikSport
HOANG DINH NAM/AFP/Getty Images HOANG DINH NAM/AFP/Getty Images
Jakarta - Balap sepeda menunjukkan penampilan tak konsisten di Asian Games. Dengan tampil di nomor baru, BMX, PB ISSI mencanangkan target emas pada ajang serupa di Incheon, Korea Selatan.

Prestasi terbaik yang pernah diraih balap sepeda terjadi pada 1962. Kala itu Asian Games digeber di Jakarta. Kala itu dua emas dan tiga perunggu didapatkan. Kala itu, Indonesia berjaya di nomor jalan raya. Hendrick Brocks meraih emas dari nomor perorangan dan satu lagi dari tim road race putra.

Sejak itu para pebalap putra 'Merah Putih' sulit bersaing dengan Asia lainnya. Medali juga baru bisa didapatkan lagi 28 tahun kemudian. Nurhayati yang turun di nomor time trial putri meraih perunggu.

Prestasi balap sepeda melempem kembali setelah itu. Barulah 12 tahun kemudian medali didapatkan balap sepeda dari pebalap putri. Uyun Muzizah menyumbangkan dua medali perak sekaligus bagi kontingen Indonesia. Dia meraihnya dari nomor individual pursuit dan road race. Santia Tri Kusuma yang tampil di nomor point race dan downhill mendapatkan perunggu.

Lagi, lagi butuh waktu yang panjang untuk mendapatkan medali Asian Games lagi. Perak baru bisa dibawa pulang Santia Tri Kusuma dari nomor 100 km jalan raya jalan raya.Akankah para pebalap Indonesia membawa pulang medali dari Incheon yang mulai bergulir 19 September sampai 10 Oktober?



(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed