DetikSport
Rabu 11 Jan 2017, 21:35 WIB

Usai Dilantik, Anindya Beberkan Target PRSI di SEA Games 2017 dan AG 2018

Mercy Raya - detikSport
Usai Dilantik, Anindya Beberkan Target PRSI di SEA Games 2017 dan AG 2018 Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Usai dilantik sebagai Ketua Umum PB PRSI, Anindya Novyan Bakrie pun membeberkan target di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Dia juga bertekad membenahi kepengurusan PRSI.

Bertempat di Hotel Westin, Kuningan, Rabu (11/1/2017), Anindya beserta jajaran dilantik secara resmi sebagai Pengurus BEsar Persatuan Renang Seluruh Indoensia (PB PRSI) oleh Ketua KONI Pusat Tono Suratman. Pengukuhan itu disaksikan Menpora Imam Nahrawi, Ketua KOI Erick Thohir, Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto, bersama jajaran lainnya.

Usai dilantik, Anindya mengungkapkan rencana kerja 2017. Dia menyebut akan semaksimal mungkin menyiapkan para atlet nasional menuju SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

"SEA Games tinggal 7-8 bulan lagi maka mau tak mau kami harus show best. Kami harus pilih-pilih di mana yang bisa memenangkannya (medali) berdasarkan data dari Satlak Prima. Yang jelas kita mesti lebih baik dari tahun lalu, dan dari 38 nomor yang mana harus dicolong," kata Anindya.

Saat ini pelatnas renang Satlak Prima yang berlatih di Bali diisi 16 atlet. Mereka rata-rata merupakan atlet muda, di samping ada wajah lama seperti Triady Fauzi Siddiq, I Gede Siman Sudartawa, Ricky Anggawijaya, Indra Gunawan, dan Aflah fadian Prawira.

"Belum berani bilang (jumlah medali), yang pasti lebih dari satu. Nomornya juga belum bisa ditentukan, tetapi harus lebih bisa dari sebelumnya. Kami juga tidak ingin mempermalukan nama Indonesia di Asian Games karena sudah 24 tahun kita panceklik di multievent itu," ujar dia.

Maka Anidya berjanji akan lebih memperhatikan para atlet. Tugas Anindya relatif berat. Sebab, kepengurusan PRSI sebelumnya yang diketuai Sandiaga Uno dinilai kurang sip.

"Setiap kepengurusan ada gaya masing-masing dan ada kontribusinya, tetapi yang pasti sekarang kamimendorong kesejahteraan atlet. Dalam arti bagaimana kita memastikan berbicara pada atlet, orang tua, pelatih supaya mereka disuport secara penuh. Kami ini pembentuk agar mereka sukses," kata dia.

Begitu untuk Asian Games 2018, menurut Anindya, multievent empat tahun sekali se-Asia itu merupakan pertaruhan tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga PRSI.

"Asian Games ini, dari yang saya lihat kompleks akuatik di Gelora Bung Karno, bakalan jadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan konsep semi indoor. Ini benar-benar pertaruhan, karena kita jadi tuan rumah sehingga harus siasati dengan baik untuk mencuri poin disitu. Dalam waktu 18 bulan kita akan berjuang keras," pungkas dia.


(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed