DetikSport
Senin 06 Februari 2017, 19:29 WIB

Sebelum Aksi di Lintasan, MXGP 'Melayang' Via Sriwijaya Air

Mercy Raya - detikSport
Sebelum Aksi di Lintasan, MXGP Melayang Via Sriwijaya Air Foto: Mercy Raya/detikSport
FOKUS BERITA: MXGP Pangkalpinang
Banten - Indonesia secara resmi akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia motorcros MXGP pada Maret mendatang. Maskapai Sriwijaya Air didapuk menjadi sponsor utamanya.

Hal itu ditandai dengan penempelan stiker MXGP 2017 di badan pesawat Sriwijaya Air di Hanggar Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Senin (6/2/2017) hari ini. Total ada 52 pesawat yang terpasang stiker tersebut.

Seremoni penempelan itu selain dihadiri oleh CEO Sriwijaya Group, Chandra Lie. Juga hadir Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Walikota non-aktif Pangkal Pinang, Muhammad Irwansyah, dan Ketua Ikatan Motorsport Indonesia, Sadikin Aksa.

Sebagai sponsor Sriwijaya Air Group membayar seluruh biaya penyelenggaraan selama tiga musim.

"Event ini Sriwijaya Air Group yang menyediakan jadi bukan tempel stiker saja atau menyiapkan armada untuk berangkat ke Pangkal Pinang. Tapi total pembiayaan buat event ini. Kami buat lahan juga," kata Chandra Lie, usai seremoni, tanpa menyebut detail dana yang dikeluarkan.

[Baca Juga: Siap-siap, Seri Motorcross Dunia Digelar di Pangkalpinang Bulan Maret]

Namun demikian, Chandra mengatakan, alasan mendasar pihaknya ingin terlibat penuh adalah demi pengembangan sport tourism Pangkal Pinang yang lebih baik. Terlebih pada tahun lalu, Presiden RI Joko Widodo telah menetapkan Bangka Belitung ditunjuk sebagai lokasi sport tourism setelah Bali.

"Saya sebagai putra daerah Pangkal Pinang berharap dengan adanya dampak langsung ini bisa bisa bawa turis 5 ribu orang. Karena kalau mereka satu orang saja bawa Rp 1 juta jika dikalikan bisa bawa Rp 50 miliar. Belum penontonnya 50 ribu orang, nah di sana itu uang itu beredar jadi Rp 100 miliar. Saya sebagai pengusaha daerah tentu senang membantu daerah, apalagi katanya hotel full, restoran, taksi, dan jajanan tradisional untuk oleh-oleh luar biasa," kata Chandra.

Sebelum Aksi di Lintasan, MXGP 'Melayang' Via Sriwijaya AirFoto: Mercy Raya/detikSport


"Selain itu, acara ini akan disiarkan 127 ribu stasiun tv di dunia. Setelah ini tentu event ini akan memberi dampak untuk selanjutnya dan secara terus menerus turis akan masuk ke Pangkal Pinang. Saya sebagai pengusaha bisa membantu Pangkal Pinang tent1u senang. Kami pun membantu tidak sebatas tiga musim ini, tetapi ini baru awal. Mungki bisa bawa MotoGP lebih besar," ungkapnya.

Menpora Imam Nahrawi menyambut sangat baik tercapainya kesepakatan kerjasama ini. Pembangunan olahraga disebutnya memang harus melibatkan pihak swasta dan pemerintah.

"Ini menandai dimulainya kolaborasi yang lebih besar antara pihak swasta dan pemerintah dalam pengembangan olahraga. Kita harus mengembangkan industri oleharaga bersama-sama. Industri yang bisa meningkatkan prestasi atlet dengan mendorong lebih banyak kompetisi digelar sekaligus mendatangkan keuntungan secara ekonomi bagi pihak penyelenggara," kata Imam dalam sambutannya.

Menteri asal Bangkalan ini juga mengatakan event MXGP menjadi peluang bagi Indonesia untuk mempromosikan destinasi pariwisata melalui olahraga. Apalagi ajang ini memiliki jumlah penonton yang besar di seluruh dunia.

[Baca Juga: Baca Juga: Segera Rampung, Sirkuit Pangkalpinang Bisa Tampung 100 Ribu Penonton]

"Pemerintah tidak bisa berjuang sendiri. Tentu harus ada pihak swasya yang mendukung dengan potenai pendanaan yang besar agar event dan sebuah kompetisi bisa berjalan," ungkap dia.

MXGP adalah balapan paling bergengsi di ajang motorcross. Kejuaraan dunia ini adalah kejuaraan resmi yang diakui Federation International Motorcycle. Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya di 2017 ini da telah mengikat kontrak selama tiga musim.


(mcy/din)
FOKUS BERITA: MXGP Pangkalpinang
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed